Breaking News:

Kebakaran di Sumedang

Kebakaran Hebat Hanguskan Sebuah Vila di Jatinangor Sumedang, Pemilik Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kebakaran melanda sebuah vila di Jatinangor, Sumedang, menjelang tengah malam.

Istimewa
Pemadam Kebakaran saat memadamkan api pada kebakaran di sebuah vila di Jatinangor. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kebakaran hebat menghanguskan sebuah vila milik Betty Sofiah (70) di Dusun Lebak Jati, RT 1/8, Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (1/3/2021) malam.

Akibat kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu menyebabkan sebagian bangunan vila ludes terbakar, terutama pada bagian bawah.

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran, Kabupaten Sumedang, Arifin Rachmat, mengatakan, luas bangunan yang terbakar akibat kebakaran tersebut seluas 250 meter persegi.

Baca juga: Mulan Jameela Jadi Kandidat Calon Bupati Garut 2024, Ini Catatan Penting untuk Dia Menurut Pengamat

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Dua Kali Lipat Terjadi di Indramayu, Jadi Peringatan bagi Masyarakat

"Penyebab sementara kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Selasa (2/3/2021).

Arifin mengatakan, awalnya percikan api tersebut diketahui oleh penjaga vila bernama Dedi Suryadi.

Api kemudian merembet ke bangunan yang didominasi oleh kayu, sehingga api lebih cepat menyebar.

Kobaran api dalam kebakaran itu, kata Arifin, baru bisa dipadamkan pada Selasa (2/3/2021) sekitar pukul 00.15 WIB dengan menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran milik Damkar Wilayah Kecamatan Tanjungsari dan Damkar Sumedang.

"Dalam kejadian kebakaran tersebut, tidak ada korban luka maupun korban jiwa karena villa tersebut kosong atau tidak dihuni sekitar 4 tahun," kata Arifin.

Hanya saja, kata Arifin, kerugian materi akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Ia mengatakan, unsur yang terlibat dalam menangani kebakaran itu, yakni tiga orang anggota Satpol PP, aparat kepolisian Polsek Jatinangor, dan anggota Koramil.

"Sementara dari unsur desa, yakni kepala desa, kadus, BPBD, dan Jatinangor Emergency Response Community (Jercy)," ucapnya.

Baca juga: BARU SAJA Gempa Bumi Guncang Enggano Bengkulu, Kedalaman 10 KM tapi Tak Berpotensi Tsunami

Baca juga: Bocoran Sinopsis Ikatan Cinta Malam ini Selasa 2 Maret 2021: Elsa Terancam oleh Rencana Baru Nino 

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved