Breaking News:

29.435 orang di Kota Bandung Telah Divaksin, Laporan KIPI Ringan, Hanya Gatal, Bengkak, dan Pusing

Hingga awal Maret 2021 sudah ada 29.435 warga Kota Bandung yang diberikan vaksin Covid-19 dan sekitar 245 alami KIPI ringan seperti pusing dan gatal

Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
ilustrasi vaksin - 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hingga awal Maret 2021 sudah ada 29.435 warga Kota Bandung yang diberikan vaksin Covid-19. Dari jumlah itu, 28.117 diantaranya merupakan tenaga kesehatan, sisanya 1.318 orang merupakan pelayan publik. 

Proses penyuntikan vaksin ini sudah dilakukan Pemerintah Kota Bandung sejak Januari 2021. Hingga saat ini, dipastikan belum ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berat yang berdampak negatif pada tubuh penerima vaksin 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Rosye Arosdiani, mengatakan sejauh ini hanya ditemukan KIPI ringan pada 245 orang.

Baca juga: Petani Menjerit, Akibat Banjir Subang, 2.000 Hektare Sawah Gagal Panen, Kerugian Capai Rp 6 Miliar

"Semuanya Alhamdulillah KIPI ringan. Contoh ada gatal, bengkak, pusing. Tapi Alhamdulillah semuanya ringan tertangani dengan beristirahat 30 menit," ujat dr.Rosye, di Balai Kota Bandung, Selasa (2/3/2021). 

Proses penyuntikan vaksin tahap ke dua, dosis pertama ini, kata dia, tercatat baru diberikan kepada 1.318 orang, terdiri dari pejabat pelayanan publik, pedagang pasar, tokoh agama, akademisi, dan lansia.

"Kalau pedagang yang di pasar itu mencoba target 200 tapi yang datang 117 karena satu dan lain hal. Rasanya kita butuh strategi. Pasar kan menunggu dan sendiri, jadi dia tidak bisa meninggalkan barang dagangannya," katanya.

Baca juga: Cegah Kerumunan, Pilkades Serentak di Majalengka Gunakan Sistem Berbasis RT

Pihaknya akan kembali mengevaluasi dan memperbaiki strategi agar pelaksanaan vaksinasi bagi pedagang pasar bisa berjalan sesuai target. 

"Itu juga perlu kita perbaiki lagi strateginya karena total waktu yang dibutuhkan dari datang sampai selesai itu sekitar 45 menit," ucapnya.

Proses paling lama dalam penyuntikan vaksin ini, kata dia, yakni pada tahapan screening meliputi pemeriksaan riwayat penyakit cek gula darah dan tensi. 

Baca juga: Profesi Adilla Dimitri, Suami Wulan Guritno yang Bikin Penasaran, Kini Digugat Cerai Istri

"Kemudian administrasi pengecekan dilakukan penyuntikan dan sesudah penyuntikan dibutuhkan waktu 30 menit. Satu orang dibutuhkan waktu 40-45 menit untuk dilakukan vaksinasi," katanya.

Sementara untuk para lansia, ujar dr.Rosye, ditargetkan sebanyak 118.870 ribu orang menerima vaksin Covid-19. Targetnya, selesai pada minggu kedua Juni 2021.

"Lansia kami masih berjalan, saat ini diseluruh rumah sakit dan puskesmas data belum masuk semua," ucapnya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved