Breaking News:

Cerita Kapolsek Kota Baru Soal Raihan, Bocah yang Dipukuli Warga karena Diduga Hendak Mencuri

Anggota polisi saat itu segera membersihkan kondisi Raihan. Bocah laki-laki itu, dipukuli warga lantaran diduga hendak melakukan pencurian.

istimewa
Ibu Meninggal Ayah Sakit Jiwa, Raihan Apes Dipukuli Warga, Disangka Maling Panjat Pagar Warung 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Rabu (13/2/2021) malam, Raihan (13) bocah tanpa ibu dengan ayah yang diduga mengalami gangguan jiwa diantar ke Polsek Kotabaru dengan keadaan babak belur.

Anggota polisi segera membersihkan kondisi Raihan. Bocah laki-laki itu, dipukuli warga lantaran diduga hendak melakukan pencurian.

Kapolsek Kotabaru Iptu Tata Suhendar mengatakan, saat itu Raihan dipergoki warga tengah memanjat pagar warung milik warga pada pukul 02.00 WIB dini hari. Namun rekannya melarikan diri.

"Si pemilik warung mengaku sudah dua kali kehilangan. Karena tidak ada barang (hasil curian) kita serahkan ke RT dimana yang bersangkutan tinggal," ujar Tata kepada Tribun Jabar, Sabtu (27/2/2021).

Kemudian Raihan pun viral di media sosial. Bahkan Raihan dijenguk oleh Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.

"Pengobatan Raihan dibiayai juga oleh Pak Dedi," katanya.

Dikatakan Tata, saat ini Raihan dan adiknya bernama Yusuf telah diajak oleh Dedi Mulyadi untuk dididik di pesantren di wilayah Cireok.

Baca juga: Tinjau Posko PPKM Mikro, Kapolresta Cirebon Minta Satgas Covid-19 Desa dan Kelurahan Perkuat 3T

"Termasuk ayahnya, juga kabarnya ikut diajak untuk diobati," katanya.

Untuk kasusnya, Tata mengaku tidak dapat memproses kasus penganiayaan, karena keluarga tidak menuntut dan melaporkan kasus tersebut.

"Belum ada laporan," katanya.

Baca juga: Ibu dan Anak Nekat Culik Bocah SD, Tuduh Orang Tua Korban Curi Emas Warisan Keluarga

Penulis: Cikwan Suwandi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved