Breaking News:

Gempa Bumi

Sesar Lembang Tengah Aktif, Berpotensi Gempa Bumi, Masyarakat Diimbau Jangan Panik

Kepala BPBD Bandung Barat, Duddy Prabowo, menyebutkan, saat ini Sesar Lembang yang membentang sepanjang 29 km itu tengah aktif.

Penulis: Wildan Noviansah | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Gunung Batu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang menjadi jalur Sesar Lembang. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) buka suara tentang ancaman gempa karena adanya Sesar Lembang belakangan. 

BPBD KBB mengimbau masyarakat mendirikan desa tangguh bencana.

Kepala BPBD Bandung Barat, Duddy Prabowo, menyebutkan, saat ini sesar yang membentang sepanjang 29 km itu tengah aktif.

Baca juga: BARU SAJA GEMPA BUMI Magnitude 5,2 Guncang Maluku Utara, Kedalaman 10 Km, BMKG Beri Peringatan

Baca juga: Halmahera Selatan Diguncang Gempa Bumi M 5,2, Ahli Sebut Dipicu Aktivitas Sesar Lokal

"Menurut pemantauan kami dan para ahli di sini, memang Sesar Lembang tengah aktif. Kira-kira sudah 10 tahun lalu dari terakhir aktif," ucap Duddy saat diwawancarai, Jumat (26/2/2021).

Sesar Lembang adalah retakan yang memanjang dari Barat ke Timur, dari kaki Gunung Manglayang hingga ke Padalarang.

Duddy mengatakan, menurut pengamatan, jika aktif seperti 10 tahun silam, sesar ini bisa berpotensi menimbulkan bencana gempa bumi.

"Memang jika mengacu saat terakhir kali, jika aktif bisa menimbulkan gempa bumi," katanya.

Kendati demikian, Duddy mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi hal tersebut.

Gambaran patahan atau sesar di Jawa Barat, ada Sesar Lembang sampai Sesar Baribis
Gambaran patahan atau sesar di Jawa Barat, ada Sesar Lembang sampai Sesar Baribis (jurnal.unpad.ac.id)

Menurut Duddy, semua ini hanya perkiraan. 

Duddy mengatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut, BPBD bersama pihak terkait lainnya seperti Bandung Mitigasi mengarahkan masyarakat untuk mendirikan desa tangguh bencana. 

"BPBD mengarahkan masyarakat untuk mendirikan desa tangguh bencana sebagai bentuk antisipasi jika terjadi aktivitas pada Sesar Lembang," ujarnya.

Duddy mengatakan belum ada target khusus kapan desa tangguh bencana rampung seluruhnya.

"Dari kami sendiri belum ada arahan kapan program ini harus selesai. Namun sampai saat ini kami bersama tim Bandung Mitigasi terus memberikan arahan kepada masyarakat terkait sesar Lembang ini," katanya.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved