Breaking News:

Punya Kerabat Lansia yang Ingin Disuntik Vaksin Covid-19? Perhatikan Hal Penting Ini

Bila punya kerabat lansia atau orangtua ingin disuntik vaksin Covid-19 harus perhatikan sejumlah hal penting karena vaksinasi untuk lansia lebih ketat

Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Dua lansia saat akan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di RS Al Islam, Kota Bandung, Jumat (26/2/2021). Bila punya kerabat lansia atau orangtua ingin disuntik vaksin Covid-19 harus perhatikan sejumlah hal penting karena vaksinasi untuk lansia lebih ketat 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Direktur Rumah Sakit Al Islam, dr. Muhammad Iqbal mengatakan ada perbedaan dalam tahapan pemberian vaksin kepada lansia

Dikatakan Iqbal, sebelum memberikan vaksin harus dipastikan bahwa lansia tersebut dalam kondisi sehat, kalaupun memiliki penyakit bawaan atau komorbiditas harus dalam kondisi terkontrol. 

"Kalau lansia ada screening tentang kerapuhan, jadi apakah lansia ini dalam kondisi sehat, bisa beraktifitas sehingga itu menjadi satu hal yang perlu untuk dilihat oleh tenaga kesehatan," ujar Iqbal, di RS Al Islam, Kota Bandung, Jumat (26/2/2021). 

Baca juga: Kepala Desa Cibodas Ucapkan Selamat, Marwan-Iyos Dilantik Jadi Bupati/Wakil Bupati Sukabumi

Kemudian kata dia, jarak pemberian vaksin dosis pertama dan kedua untuk lansia ini tidak 14 hari seperti masyarakat umum. 

"Untuk lansia jarak antara dosis pertama dengan dosis kedua itu 28 hari, jadi selesainyapun agak lebih panjang untuk lansia dibandinngkan masyarakat umum," katanya. 

Bagi lansia yang sudah terdaftar dan dinyatakan tidak lolos verifikasi karena komorbiditas atau kondisi kesehatannya menurun, diimbau untuk berobat dulu dan akan dijadwal ulang oleh petugas kesehatan. 

Baca juga: Kaki dan Tangan Tak Bisa Digerakkan, Akibat Radiasi HP Main Game? Raden Tri Bocah Subang Meninggal

"Dari panduan screening itu sebaiknya dalam kondisi terkontrol, seperti diabetes boleh divaksin asalkan dalam kondisi terkontrol, oleh karena itu ada hal yang spesifik karena banyak komorbiditas yang terjadi pada lansia seperti hipertensi, diabetes dan penyakit jantung misalnya, ini harus kita pastikan terkontrol," katanya. 

Proses vaksinasi untuk lansia ini, kata dia, waktunya bakal lebih panjang karena proses verifikasi yang lebih ketat. 

"Karena harus kita pastikan kalau ini tidak menjadi satu masalah, kita harus yakin kalau lansia ini layak untuk mendapat vaksin," ucapnya. 

Baca juga: Pelantikan Kepala Daerah, Ridwan Kamil; Layani Masyarakat Dengan Ikhlas, Banyak Orang Stres

Sementara untuk proses vaksinasi hari pertama di RS Al Islam hanya dihadiri 36 lansia.

Halaman
12
Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved