Breaking News:

Industri Miras Jadi Usaha Terbuka, MUI Kecewa kepada Pemerintah: Bangsa yang Telah Kehilangan Arah

MUI kecewa karena pemerintah menetapkan industri minuman keras atau miras sebagai kategori usaha terbuka.

Tribunnews.com/Larasati Dyah Utami
Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI), Anwar Abbas saat ditemui di Kantor Pusat MUI. 

TRIBUNJABAR.ID - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyatakan kecewa kepada pemerintah.

Bukan tanpa sebab, MUI kecewa karena pemerintah menetapkan industri minuman keras atau miras sebagai kategori usaha terbuka.

Menurutnya dengan kebijakan tersebut pemerintah terlihat lebih mengedepankan pertimbangan dan kepentingan usaha dari pada kepentingan maslahat rakyat.

Baca juga: Ribuan Botol Miras asal Bandung Diamankan di Perumahan Puri Cibereum Permai Sukabumi

Baca juga: Daftar Kesalahan Polisi Mabuk Tembak 3 Orang Tewas Termasuk Anggota TNI, Bripka CS Kini Dipecat

"Ini jelas-jelas tampak lebih mengedepankan pertimbangan dan kepentingan pengusaha dari pada kepentingan rakyat," katanya dalam keterangan yang diterima, Kamis (25/2/2021).

Anwar melihat dengan adanya kebijakan ini tampak sekali bahwa bangsa Indonesia ini dilihat dan diposisikan oleh pemerintah serta dunia usaha sebagai objek yang bisa dieksploitasi bagi kepentingan mendapatkan keuntungan atau profit yang sebesar-besarnya.

"Bukannya pembangunan dan dunia usaha itu yang harus dilihat sebagai medium untuk menciptakan sebesar-besar kebaikan dan kemashlahatan serta kesejahteraan bagi rakyat dan masyarakat luas," katanya.

"Dengan kehadiran kebijakan ini, saya melihat bangsa ini sekarang seperti bangsa yang telah kehilangan arah."

"Karena tidak lagi jelas oleh kita apa yang menjadi pegangan bagi pemerintah dalam mengelola negara ini," tambah Anwar.

Semestinya, dikatakan Anwar, pemerintah tidak memberi izin bagi usaha-usaha yang akan merugikan dan merusak.

"Serta akan menimbulkan kemafsadatan bagi rakyatnya."

Halaman
1234
Editor: Hilda Rubiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved