Breaking News:

Indonesia Berpeluang Jadi Peringkat Pertama sebagai Negara Pusat Fesyen Muslim Dunia

Perkembangan industri fesyen muslim dunia saat ini semakin pesat, baik dari segi kualitas, harga, hingga tren desain. 

Istimewa
Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Gati Wibawaningsih  

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perkembangan industri fesyen muslim dunia saat ini semakin pesat, baik dari segi kualitas, harga, hingga tren desain. 

Para desainer pun mampu memberikan berbagai inovasi baik di bidang desain maupun arah tren fesyen muslim. 

Perkembangan jumlah umat muslim dunia menjadi satu di antara pemicu utama yang mendorong pertumbuhan industri fesyen muslim. 

The State Global Islamic Ecomony Report 2020/2021 menyebutkan konsumsi fesyen muslim dunia tahun 2019 diperkirakan mencapai US$ 277 miliar dan  konsumsi fesyen muslim dunia pada  2024 yang diperkirakan mencapai US$ 311 miliar.

Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA), Gati Wibawaningsih, mengatakan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melihat hal ini sebagai peluang pasar bagi pelaku industri fesyen muslim nasional.

Adanya peluang pasar fesyen muslim ini mampu mengisi pasar domestik maupun global.

Baca juga: Alasan Oknum Polisi Tembak Empat Orang Termasuk TNI, Gara-gara Tagihan Rp 3,3 Juta

Baca juga: Lansia Bandung Tak Menyangka Mendapat Prioritas Vaksin Covid-19, Ini yang Dirasakan Setelah Disuntik

"Konsumsi fesyen muslim Indonesia pada tahun 2019 adalah senilai US$ 16 miliar, terbesar kelima di dunia setelah Iran, Turki, Saudi Arabia, dan Pakistan,” ujar Gati di Kick Off Modest Fashion Project 2021 secara virtual, Kamis (25/2/2021).

Gati mengatakan, pengembangan fesyen muslim di Indonesia mempunyai kinerja yang diakui di dunia internasional.

Berdasarkan The State of Global Islamic Economy Report 2020/2021, Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai negara yang mengembangkan fesyen muslim terbaik di dunia setelah Uni Emirat Arab dan Turki. 

Halaman
12
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved