Breaking News:

Pandemi Covid-19, Objek Wisata Pangandaran Sepi, Penghasilan Pelaku Usaha Pun Menurun

Dampak pandemi covid-19 sangat dirasakan oleh para pelaku usaha di kawasan objek wisata Pangandaran.

tribunjabar/padna
Pandemi Covid-19, Objek Wisata Pangandaran Sepi, Penghasilan Pelaku Usaha Pun Menurun 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Dampak pandemi covid-19 sangat dirasakan oleh para pelaku usaha di kawasan objek wisata Pangandaran.

Terlebih lagi saat ini pihak Pemkab menerapkan PPKM Mikro yang membatasi kegiatan usaha hingga pukul 21.00 WIB.

Tampak kondisi di kawasan obyek wisata Pangandaran, saat ini sepi dari pengunjung wisatawan. Dan menurunnya para pengunjung sangat berdampak oleh para pelaku usaha wisata.

Seperti yang diutarakan seorang manager resto, Nurdin (36) mengatakan, bahwa saat ini omzetnya sangat menurun drastis. Menurunnya pendapatan tersebut lebih di sebabkan akibat masa pandemi covid-19.

"Dampak dari si corono, para wisatawan yang berkunjung pun otomatis menurun," ujar Nurdin saat ditemui wartawan di restonya, Selasa malam (23/2/2021).

Baca juga: Sinopsis Cerita Ikatan Cinta Malam Ini 24 Februari, Aldebaran Banyak Diam karena Menunggu Hal Ini

Menurut Ia, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap para pelaku usaha yang ada di kabupaten Pangandaran

"Baik para pelaku usaha resto kafe, para pedagang pakaian dan yang lainnya," ucapnya. 

Nurdin memaparkan, bahwa dengan menurunnya omzet pendapatan di resto yang dikelolanya tersebut membuat pusing.

"Menginggat pengeluaran tidak seimbang dengan pendapatannya, kami berharap kepada pihak Pemkab untuk mengeluarkan kebijakan yang lebih elegan lagi agar para pelaku usaha yang ada di kawasan obyek wisata bisa kembali menggeliat dan bangkit kembali seperti semula," katanya. 

Baca juga: Link Streaming Nonton Ikatan Cinta Malam Ini 24 Februari, Ayah Kandung Reyna akan Diketahui?

Sementara ditempat berbeda, Ketua Kedap Komunitas Dangdut Pangandaran, Walijo (43) mengatakan, memang pihak Pemerintah Pangandaran sudah mengeluarkan SK nomor 4 tahun 2021 namun tetap saja sama.

Meskipun ada waktu dan peluang yang di berikan oleh pihak Pemkab belum merubah pendapatan usaha di bidang seni.

Baca juga: Gara-gara Tebang 4 Batang Pohon Jati Milik Perhutani, Seorang Petani Masuk Penjara

"Terutama seperti kami, yang usahanya dibidang seni menghibur di resto, hotel dan cafe," ucapnya.

Namun, lanjut Ia, seiring para wisatawan sepi jadi pendapatan juga turun drastis hingga 75 persen.

"Kami berharap, pendemi Covid-19 segera berakhir dan kehidupan kembali normal," kata Walijo.

Penulis: Padna
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved