Breaking News:

Status Tanggap Darurat Bencana Dihentikan, Banjir Justru Kembali Genangi Desa Gembor Subang

Bencana banjir kembali melanda di wilayah Desa Gembor. Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang.

Tribun Jabar/ Irvan Maulana
Bencana banjir kembali melanda di wilayah Desa Gembor Kecamatan Pagaden, Subang. Banjir menggenang akibat hujan yang mengguyur wilayah Subang pada Selasa (23/2/2021) siang. 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Status tanggap darurat bencana di Subang telah dihentikan pada Senin (22/2/2021).

Hal itu sesuai pernyataan Bupati Subang, Ruhimat pada saat sesi wawancara bersama BBWS Citarum di PDAM Pamanukan Subang, pada Senin (22/2/2021).

Kendati demikian, justru bencana banjir kembali melanda di wilayah Desa Gembor. Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang. Banjir menggenang akibat hujan yang mengguyur wilayah Subang pada Selasa (23/2/2021) siang.

Dikatakan Sahlim (27), warga Dusun Gembor, Desa Gembor, Kabupaten Subang, banjir merendam pemukimannya akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut.

"Kami sementara mengungsi, kalau ketinggian sendiri tadi dirumah saya setinggi lutut," ujar Sahlim ketika dikonfirmasi via telepon, Selasa (23/2/2021).

Senada dengan Sahlim, Kepala Seksi Tanggal Darurat Bencana BPBD Kabupaten Subang, Rahmat, mengatakan, banjir di Desa Gembor terjadi akibat curah hujan yang menyebabkan luapan air di Situ Saradan yang terletak di wilayah tersebut meluas ke pemukiman warga.

Baca juga: Setelah Pacaran 10 Tahun, Wanita 91 Tahun Ini Menikahi Pacarnya yang Berusia 73 Tahun

"Info lebih lengkapnya masih kami data, yang pasti pengungsi kurang lebih sudah 550 orang," kata Rahmat ketika dikonfirmasi Tribun melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut Rahmat mengatakan, saat ini pihaknya juga masih kekurangan personol akibat terbagi tim untuk penanganan pasca banjir di wilayah Pantura Subang.

"Sebagian masyarakat sudah aman dipengungsian, luapan air juga tidak terlalu tinggi, saya harap semua bisa waspada dan masing-masing mengamankan diri," imbuhnya.

Baca juga: Lawaknya Ariel NOAH Geser Isu Nissa Sabyan Jadi Pelakor, Trending Youtube Melucu di Depan Sule

Diketahui sebelumnya, status tanggap darurat bencana di Kabupaten Subang yang berlangsung selama dua pekan resmi dihentikan.

"Saya tegaskan status tanggal darurat bencana tidak diperpanjang, kami akan lebih fokus pada penanganan pascabencana," ujar Bupati Subang, Ruhimat saat sesi wawancara di PDAM Pamanukan, Senin (22/2/2021).

Penulis: Irvan Maulana
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved