Breaking News:

Banjir di Karawang

Mengaku Bantuan tak Cukup, Pengungsi Banjir di Karawang Ngencleng, Plh Bupati: Kami akan Evaluasi

Sambil menengadahkan kardus, kaleng, atau baskom, mereka berharap sumbangan uang dari pengendara yang melintas.

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Seorang pengungsi meminta uang kepada para pengendara yang melintas di tepi Jalan Ranggagede, Kampung Benteng, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Selasa (23/2/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Siang itu tenda-tenda darurat memenuhi tepi Jalan Ranggagede, Kampung Benteng, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.

Tenda yang terbuat dari terpal dan baliho itu merupakan atap yang melindungi pengungsi banjir warga sekitar.

Memasuki wilayah pengungsian, lima anak berusia antara 6 sampai 10 tahun tengah mengantre di tengah jalan.

Baca juga: Dedi Mulyadi Terobos Banjir di Karawang, Bagikan Ribuan Nasi Kotak, Mobil Terendam Gak Bisa Pulang

Baca juga: BANJIR KARAWANG, Rumah Sakit Terendam Pasien Kabur, Ibu Hamil Butuh Perahu Karet

Sambil menengadahkan kardus, kaleng, atau baskom, mereka berharap sumbangan uang dari pengendara yang melintas.

Hampir berjarak seratus meter, berderet dari tenda pengungsian.

Ada puluhan pengungsi dari anak-anak hingga orang tua yang mengemis atau istilah mereka menggalang dana dengan ngencleng.

Ngencleng dilakukan mereka untuk memenuhi kehidupan selama mengungsi.

Sejak Jumat (19/2/2021), rumah warga Kampung Benteng terendam banjir.

Kampung Benteng memang menjadi langganan banjir tahunan karena posisi rumah warga persis di sisi Sungai Citarum.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved