Breaking News:

Ada Lagi Tanggul Sungai di Indramayu yang Longsor, Warga Ketakutan Bantaran Sungai Terus Tergerus

Kondisi tersebut membuat warga khawatir. Pasalnya, bibir tanggul sungai tersebut persis berada di dekat pemukiman warga.

Istimewa
Longsor yang terjadi di Tanggul Sungai Cipunegara di Balareja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Selasa (23/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Longsornya tanggul sungai di Kabupaten Indramayu kembali terjadi.

Kali ini, giliran tanggul Sungai Cipunegara di Desa Balareja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu yang mengalami longsor.

Kondisi tersebut membuat warga khawatir. Pasalnya, bibir tanggul sungai tersebut persis berada di dekat pemukiman warga.

Warga setempat, Tasa (65), mengatakan, tanggul sungai tersebut tergerus setiap hari hingga menimbulkan longsor cukup parah.

Kejadian tersebut terus terjadi semenjak banjir besar melanda Kabupaten Indramayu pada dua pekan lalu.

"Tanggul yang tergerus sungai kini membentuk tebing cukup dalam. Warga disini selalu was-was, takut tiba-tiba tanggul terus longsor dan menyeret rumah-rumah yang ada di sekitarnya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Selasa (23/2/2021).

Tasa bahkan mengatakan, ada belasan rumah warga di sana yang terancam terdampak longsor.

Baca juga: 40 Unit Komputer dan Camera DSRL di SMA Negeri 1 Langkaplancar Pangandaran Raib Digondol Maling

Warga lainnya, Aminah (50) menambahkan, longsor tanggul Sungai Cipunagara sebenarnya telah berlangsung sejak setahun lalu.

Namun, saat itu kondisinya tidak separah sekarang.

"Kondisinya semakin parah menyusul tingginya curah hujan dan pascabanjir besar pekan lalu," ujar dia.

Saat dikonfirmasi, Plt Camat Gantar Edy Wahyono membenarkan hal tersebut.

Ia bahkan mengatakan, longsornya tanggul juga terjadi di Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar.

Baca juga: Isu Selingkuh Anaknya dengan Nissa Sabyan Disebut Bikin Ibu Ayus Sakit, Sosok Ini Bongkar Faktanya

Di sana, longsor membentuk tebing setinggi 20 meter longsor dan jaraknya menyisakan beberapa meter saja ke rumah warga.

"Mereka terpaksa dipindahkan, lantaran jarak tebing setinggi 20 meter yang longsor tersisa beberapa meter dari rumah warga," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved