Breaking News:

Soal Gelaran Haji, Pemerintah Miliki 3 Skema Pemberangkatan

Pemerintahan Majalengka saat itu tidak memberikan kesempatan kepada Kementerian Agama RI untuk mewakafkan atau menghibahkan embarkasi tersebut.

Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq saat menggelar Reses masa Sidang III 2020-2021 di Sekretariat PWI Majalengka, Senin (22/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Sampai saat ini, pemerintah belum bisa memastikan gelaran seperti apa yang akan diterapkan terkait pemberangkatan ibadah haji pada 2021 ini.

Pasalnya, untuk sementara, Pemerintah Arab Saudi saat ini masih melarang para jemaah haji dari sejumlah daerah, termasuk Indonesia untuk datang beribadah.

Hal itu disampaikan, Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq saat menggelar Reses masa Sidang III 2020-2021 di Sekretariat PWI Majalengka, Senin (22/2/2021).

Namun, jelas dia, ada ada beberapa skema keberangkatan haji di masa pandemi Covid-19.

"Sampai saat ini Pemerintah RI belum menerima tanda adanya penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021. Tetapi ada tiga opsi, yang pertama, tidak berangkat sama sekali, kedua, kemungkinan berangkat setengahnya dan ketiga, berangkat normal," ujarnya.

Menurut Maman, jika opsi pertama yang diambil, maka daftar tunggu jemaah haji di Indonesia bisa mencapai 45 tahun.

Sementara, jika keberangkatan haji jumlahnya setengahnya, maka biaya haji akan naik dua kali lipat.

Baca juga: BOBOTOH WAJIB TAHU, Persib Bandung Latihan Lagi Awal Maret, Siap-siap Piala Menpora

"Ketiga berangkat secara normal. Namun kabar buruknya, hingga sampai saat ini Negara Indonesia menjadi negara yang tidak diperbolehkan masuk ke tanah suci, Mekah dan Madinah," ucapnya.

Sementara, terkait pembangunan Embarkasi haji, tetap akan dilakukan di Kabupaten Indramayu.

Pasalnya, pemerintahan Majalengka saat itu tidak memberikan kesempatan kepada Kementerian Agama RI untuk mewakafkan atau menghibahkan embarkasi tersebut.

"Pernah ditawarkan ke Majalengka, tapi Indramayu yang akhirnya mengambil alih dengan anggaran mencapai Rp 75 miliar," jelas dia.

Baca juga: Billy Syahputra dan Amanda Manopo Benar Putus? Billy Sempat Murung, Mpok Alpa Lihat Hal Mencurigakan

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved