Breaking News:

Para Pekerjanya Terjangkit Covid-19, Pabrik Ini Terpaksa Tutup Sementara

Sebuah pabrik di Majalengka terpaksa tutup sementara akibat para pekerjanya ada yang terjangkit Covid-19

AFP PHOTO/CENTERS FOR DISEASE CONTROL AND PREVENTION/ALISSA ECKERT/HANDOUT
Ilustrasi Covid-19- Sebuah pabrik di Majalengka terpaksa tutup sementara akibat para pekerjanya ada yang terjangkit Covid-19 

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Salah satu pabrik di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka terpaksa menghentikan sementara pengoperasiannya.

Hal itu menyusul adanya belasan pekerjaannya yang dipastikan terpapar virus Corona.

Selain membenarkan informasi tersebut, Bupati Majalengka, Karna Sobahi telah menginstruksikan bawahannya untuk menutup pabrik tersebut.

Baca juga: Sering Dilalui Kendaraan yang Melebihi Tonase, Jalur Lingkar Selatan Sukabumi Rusak dan Berlubang

“Sekarang sudah masuk klaster pabrik. Tingkat mobilitas manusia di pabrik ini, kondisinya tinggi. Jadi kalau terjadi terkonfirmasi, tidak mungkin 1, 2 orang, tapi puluhan. Di PT Diamond. Sekarang muncul, di PT Wika. BPBD sudah menutup,” ujar Karna saat dikonfirmasi di Gedung Yudha, Senin (22/2/2021).

ilustrasi covid
ilustrasi covid (ISTIMEWA)

Karna menegaskan, kebijakan menutup sementara itu sebagai upaya menghentikan penyebaran virus Corona.

Mengingat mobilitas di pabrik tinggi, sehingga akan sulit melakukan pencegahan jika aktivitasnya masih terus berlanjut.

Baca juga: Kena PHK Kini Ada Jaminan? Berikut Penjelasan dan Persyaratannya

“Kita tidak akan mengambil risiko. Bahwa ketika terjadi terkonfirmasi di sebuah pabrik itu, kita tidak akan membiarkan, agar tidak kemana-kemana. Sekarang klaster pabrik," jelas dia.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Iskandar Hadi mengatakan, tim telah melakukan penyemprotan di pabrik tersebut.

Penghentian operasi di pabrik itu juga sudah dilakukan dan akan berlangsung hingga Kamis (25/2/2021) nanti.

Baca juga: Naas, Petugas Cuci Mobil Salah Injak Pedal Gas, Terjun ke Sungai Bersama Mobil yang Akan Dicucinya

“Di PT Diamond 13 orang (terkonfirmasi) sudah ditutup. Tutup tidak ada operasional, sudah disemprot. Hari Kamis baru boleh aktivitas dengan screaning, dengan pengetatan," ucapnya.

Terkait kabar ada pekerja di PT Wika yang terkonfirmasi positif, dia menjelaskan masih dilakukan penelusuran.

“Positif 5, tapi keluarga, bukan pekerja. Sekarang ada isu 26 orang pekerja. Satgas sedang mencari kebenarannya,” tandas dia.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved