Breaking News:

Ibu Hamil Butuh Bantuan Perahu Karet, Minta Dievakuasi dari Banjir yang Mengepung di Karawang

Dharma mengaku, belum mengevakuasi istrinya karena banjir yang melalui gank-gank permukiman warga masih sangat deras.

cikwan suwandi/tribunjabar
Banjir di Sekitaran Bubulak Paracis, Kelurahan Tanjungpura, Karawang. Masih banyak warga yang belum evakuasi, salah satu di antaranya ibu hamil. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Masih banyak warga Karawang, Jawa Barat yang belum di evakuasi dari rumahnya yang terendam banjir. 

"Istri saya juga masih di rumah, belum di evakuasi. Karena kondisi hamil, perlu bantuan perahu," ucap Dharma Putra warga Bubulak Paracis, Keluarahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat kepada TribunJabar.id, Minggu (21/2/2021).

Dharma mengaku, belum mengevakuasi istrinya karena banjir yang melalui gang permukiman warga masih sangat deras.

"Airnya masih sangat deras, perlu perahu. Saya juga menghubungi kontak person yang disediakan pemerintah. Tetapi belum ada balasan," ujarnya.

Ketinggian air di rumahnya mencapai satu meter. Banjir datang sejak malam hari dari luapan Sungai Citarum yang jaraknya hampi satu kilometer dari rumahnya.

"Bukan hanya istri saya saja, banyak lansia juga yang belum terevakuasi dari rumahnya," katanya.

Sejauh ini, belum ada bantuan apapun dari pemerintah terhadap korban banjir di Bubulak Paracis.

"Belum ada kalau setahu saya bantuan dari pemerintah," ujarnya. (Cikwan Suwandi)

Penulis: Cikwan Suwandi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved