Breaking News:

Gerebek Pesta Miras di Indekos, Polisi Dengar Suara Erangan dari Kamar Sebelah, Saat Dibuka Ternyata

Polisi mendengar suara erangan saat menggerebek pesta miras di sebuah tempat kos di Tasikmalaya.

Istimewa
Dua remaja perempuan ikut terciduk dalam penggerebekan ajang diduga pesta miras di kamar kos Jalan Letjen Mashudi, Minggu (21/2). 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sejumlah remaja digerebek Tim Maung Galunggung, Polresta Tasikmalaya, karena diduga pesta minuman keras (miras), Minggu (21/2/2021) dini hari.

Timsus Maung Galunggung awalnya mendapat informasi adanya sejumlah remaja berada di dalam satu kamar indekos di Jalan Letjen Mashudi, Kota Tasikmalaya.

Warga curiga mereka sedang berbuat maksiat.

"Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung meluncur ke lokasi. Benar saja, di salah satu kamar didapati lima remaja diduga pesta miras," ujar Kepala Timsus Maung Galunggung, Ipda Ipan Faisal.

Baca juga: PNS Cegat Mobil Bupati Garut, Curhat Suami Selingkuh dan Ditelantarkan, Ini Respons Rudy Gunawan

Baca juga: UPDATE Gempa Sukabumi Minggu Malam, Terasa di Banten Hingga Pangandaran,Ini Daerah yang Terasa Lindu

Mereka terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan.

Semula mereka membantah tengah menenggak miras.

Namun tak bisa berkelit karena petugas menemukan miras di kamar tersebut.

"Selain itu kondisi mereka juga rata-rata terlihat sudah terpengaruhi alkohol serta dari mulut mereka tercium bau alkohol," ujar Ipan.

Saat menggerebek lima remaja tersebut, polisi tak sengaja mendengar suara jeritan yang lebih mirip suara erangan dari kamar sebelah.

Petugas segera menyelidiki ke kamar sebelah.

Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya membubarkan kerumunan anak muda yang diduga sedang berpesta miras di Jalan KHZ Mustofa, Sabtu (30/1/2021) dini hari.
Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya membubarkan kerumunan anak muda yang diduga sedang berpesta miras di Jalan KHZ Mustofa, Sabtu (30/1/2021) dini hari. (Istimewa)

Mereka meminta orang yang di dalam membuka pintu.

Karena lama tak dibuka, petugas sempat akan membuka paksa.

Namun orang yang di dalam akhirnya membuka pintu.

Saat pintu terbuka, terlihat sejoli bukan muhrim diduga tengah telanjang dan menutup badan dengan kain.

Petugas segera menutup pintu sambil menyuruh mereka berpakaian dan kemudian masuk lagi.

"Saat kami periksa, ternyata mereka tak membawa secuil pun identitas. Kami curiga mereka bukan suami-istri," kata Ipan.(firman suryaman)

Apa yang dilakukan polisi terhadap remaja-remaja tersebut?

Anda bisa membacanya di Harian Umum Tribun Jabar edisi Senin 22 Februari 2021.

Baca juga: BARU SAJA Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Guncang Kabupaten Sukabumi, Langsung Mati Lampu

Baca juga: Dua Sopir Elf Jurusan Bungbulang-Bandung Sempat Terjepit, Tabrakan Adu Banteng di Sumadra

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved