Breaking News:

Motor Mogok Gara-gara Terjang Banjir? Gampang, Ini Cara Mengatasi Motor Mogok Menerjang Banjir

Bagi Anda yang motornya mogok saat menerjang banjir, simak dulu tipsnya berikut ini.

LUTFI
Pengendara motor yang melintasi genangan air di Jalan Laswi terpaksa mendorong motornya akibat mogok, Sesnin (8/2/2016). 

Penyebab motor yang mogok akibat melewati banjir dan ketinggian air sudah mencapai posisi mesin, biasanya motor sudah sulit dihidupkan.

Ketinggian air itulah yang akan mempengaruhi kerusakan komponen.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Bengkel AHASS Murni Pura Mas Depok Memet Saputra mengatakan, ada beberapa penyebab matinya mesin motor yang baru habis terendam banjir.

Untuk lebih memudahkan pengecekan, disarankan untuk membawa motor ke bengkel resmi dengan mobil bak terbuka.

Kerusakan paling minim untuk motor yang terendam banjir adalah bercampurnya oli dengan air yang masuk ke bak mesin.

Oli yang sudah tercampur air biasanya ditandai dengan warnanya.

Dalam kondisi ini, motor hanya perlu dikuras oli dan dilakukan proses ganti ulang oli baru sebanyak tiga kali.

"Oli lama yang sudah tercampur tadi dibuang, diganti oli baru. Mesinnya dihidupkan 10 menit, setelah itu diganti oli baru lagi sebanyak tiga kali. Kalau warna olinya sudah normal kembali, artinya air di bak mesin sudah benar-benar terkuras," kata Memet saat ditemui Kompas.com.

Suara mesin motor biasanya akan halus kembali setelah dikuras oli sebanyak tiga kali.

Bila masih kasar, maka tingkat kerusakannya sudah bukan lagi sekedar bercampurnya oli dengan air, tetapi juga ada komponen lain yang rusak.

Komponen yang mengalami kerusakan pada tahap lanjutan ini adalah komponen yang ada di bagian tengah mesin.(Tribunnews.com/Yurika Nendri)

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved