Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi: Pak Jokowi Sangat Detail, Saya Bisa Kalah

MENTERI Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menceritakan bagaimana aktivitasnya berubah selama pandemi Covid-19. 

Jogja.tribunnews.com
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi 

MENTERI Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menceritakan bagaimana aktivitasnya berubah selama pandemi Covid-19

Lutfi menjabat sebagai menteri perdagangan saat pandemi Covid-19 sehingga ada beberapa penyesuaian. 

Ia tidak bisa lagi melakukan fitness di gym dan banyak pikiran dalam mengatur perdagangan Indonesia. Bobot tubuhnya naik tiga kilogram. 

Berikut wawancara khusus Tribun Network dengan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

M Lutfi, Menteri Perdagangan.
M Lutfi, Menteri Perdagangan. (source of kompas tv)

Apa kira-kira bisnis yang patut digeluti ke depan dengan prospek bagus di kalangan UKM agar bertahan atau tumbuh di tengah pandemi? 

Kalau saya, terus terang, semua yang berbasis digital ini akan menjadi suatu terobosan luar biasa. Kalau saya membaca bagaimana Gojek pada 2017 jual martabak di Jakarta Rp 500 miliar setahun. 

Saya tanya sekarang, berapa tukang martabak yang jualan di Gojek? Paling 200 pedagang, kalau 200 pedagang dibagi Rp 500 miliar ini jangan-jangan pendapatan per bulamnya jauh lebih tinggi daripada menteri. 

Cuma masalahnya begini, karena ini era kolaborasi, Anda jual martabak harus enak. Kalau tidak enak pasti tidak laku karena ini kolaborasi, ini adalah era baru. 

Bisa dibayangkan, sekarang ada di Bintaro jual pisang madu. Penjualannya Rp 150 juta per hari, kalau Rp 150 juta itu pisangnya Rp 50 juta atau Rp 20 juta ongkos pisangnya satu hari. 

Baca juga: VIRAL - Harusnya Menilang, Eh, Polisi Ini Malah Mencium Perempuan yang Melanggar Aturan

Baca juga: Calon Istri Kabur dengan Pacar, Pengantin Pria Nikahi Adiknya yang Berusia 15 Tahun sebagai Ganti

Bisa dibayangkan Rp 20 juta itu pisangnya berapa truk. Jadi, ini adalah era baru, jadi kalau saya ditanya kita mesti ke mana? Kita mesti dagang lagi, jadi eksportir baru lagi. 

Halaman
123
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved