Breaking News:

KABAR TERBARU Pencarian Ayah Kandung 'Bayi Ajaib' Mendadak Lahir di Cianjur, Polisi Lakukan Tes DNA

Kapolres Cianjur AKBP M Rifai, mengatakan, test DNA tersebut dilakukan untuk memastikan bayi itu benar-benar lahir dengan proses kehamilan normal.

Istimewa
Tetangga melihat bayi yang baru lahir di Kampung Gabungan RT 02/02, Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Bayi itu lahir dari seorang ibu yang tak merasa mengandung. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait viralnya seorang ibu yang mengaku melahirkan seorang bayi tanpa mengandung 9 bulan di Kabupaten Cianjur.

Hal tersebut dikatakan oleh Kapolres Cianjur AKBP M Rifai saat ditanya mengenai kabar terbaru dari viralnya janda melahirkan tanpa mengandung tersebut.

"Belum masih penyelidikkan," ujar Kapolres melalui sambungan telepon, Sabtu (20/2/2021).

Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan pengecekan dan berencana akan melakukan tes DNA terkait viralnya janda muda 25 tahun warga Kecamatan Cidaun yang mengaku melahirkan tanpa merasa mengandung 9 bulan.

Polres Cianjur dan Polsek Cidaun akan menelusuri melalui keterangan dan menggali informasi.

Kapolres Cianjur AKBP M Rifai, mengatakan, test DNA tersebut dilakukan untuk memastikan bayi itu benar-benar lahir dengan proses kehamilan normal.

"Tes itu dilakukan untuk menepis isu jika perempuan di Cidaun tersebut melahirkan tanpa hubungan seksual. Jadi kami akan melakukan test DNA," ujar Kapolres di Cianjur.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Daerah Ini Capai 2.426, Pasien Meninggal Kebanyakan Bukan Lansia Tapi Golongan Ini

Kapolres mengatakan, sampel DNA yang akan diambil ialah sampel dari bayi dan suami dari Siti Zainah yang melahirkan tanpa merasa proses hamil.

Siti dan suaminya baru berpisah selama empat bulan, maka diduga bayi itu merupakan hasil hubungan antara Siti dan suaminya sebelum berpisah.

"Maka dari itu, kami akan tes DNA dari bayi dan suaminya perempuan itu. Kalau cocok, berarti memang itu anaknya dan hasil hubungan sebelum berpisah, sehingga isu yang beredar bisa terbantahkan," katanya.

Baca juga: Revitalisasi Pasar Sindangkasih Cigasong Majalengka, Komisi II DPRD: Pembangunan Seakan Dipaksakan

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved