Breaking News:

Desa Miliarder di Kuningan, Ada yang Dapat Ganti Untung Rp 1,2 M, Ketua DPRD Sampaikan Terima Kasih

Penerima ganti untung dirasakan warga tadi atas hitungan berdasarkan solutium yang disertai bidang lahan sekitar 423 meter persegi.

Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Suasana warga Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kuningan, saat sawer warga yang membeli motor baru. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Ganti untung terhadap warga Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, akibat Mega Proyek Waduk Kuningan besarnya dinilai fantastis.

Ada salah satu warga yang mendapat ganti untung mencapainya sebesar Rp 1,2 Miliar.

Penerima ganti untung dirasakan warga tadi atas hitungan berdasarkan solutium yang disertai bidang lahan sekitar 423 meter persegi.

Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy saat ditemui di rumahnya, di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, mengungkap sangat berterima kasih kepada pemerintah dan kepada warga yang sudah bersabar dan ikut menyukseskan program strategis pemerintah pusat Waduk Kuningan ini.

"Pertama kepada pemerintah, atas nama DPRD Kuningan tentu apresiasi dengan baik soal menyukseskan program kerja pembangunan waduk.

Kemudian warga juga bisa bersabar dan ini terbukti dengan keceriaan warga dalam merasakan keuntungan yang mungkin sebagai pengalaman terbaru dalam hidupnya," katanya.

Baca juga: Gajinya Selama 31 Tahun Belum Dibayar Seluruhnya, Keluarga Carmi: yang Penting Sudah Kumpul Bersama

Adanya pembangunan nasional, terlepas dari pembangunan Waduk Kuningan, Presiden Jokowi juga telah mengamanatkan kepada penyelenggara negara untuk memperhatikan biaya ganti untung itu lebih cepat dilakukan.

"Iya sebelumnya diketahui pada pembangunan proyek strategis nasional ini ada ganti untung sebesar 2 persen dan Pak Jokowi belum lama, beritikad lebih baik untuk menggantikannya lebih dari 2 persen," ujarnya.

Mengenai kegiatan warga dalam menggunakan keuangan yang di miliki atas penerimaan bayaran ganti untung tersebut, Zul, sapaan akrab Ketua DPRD Kuningan ini, menyebut bahwa itu merupakan hak warga dalam mengekspresikannya.

"Iya soal ekspresi warga disana, saya melihat masih dalam kewajaran, kemudian saya juga ingatkan kepada warga disana tidak memancing atau melakukan euforia berlebihan," katanya.

Baca juga: BANJIR JAKARTA DAN JABAR BIKIN TAKUT, Bisa Makan Banyak Korban, 1.367 Gardu Listrik Terendam

Terpisah Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya saat di mintai komentar terkait 'Desa Miliarder' di daerah.

Ia menjelaskan bahwa untuk perhatian dan pelayanan terhadap lapisan masyarakat sudah menjadi bagian pelaksanaan kerja Kepolisian.

"Ini bisa dilihat dari kegiatan Anggota Polisi atau Babinkabtibmas yang melakukan pelayanan di setiap lingkungan masyarakat," ujarnya.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved