Viral di Medsos, Ibu-ibu Gotong Royong Perbaiki Jalan Desa di Pangandaran, Bosan Kondisi Jalan Rusak
Tampak terlihat di foto, para ibu-ibu memperbaiki jalan Desa yang berlubang dan becek menggunakan material kerikil dengan peralatan bangunan
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Sempat Viral di media sosial empat hari lalu, beberapa ibu-ibu gotong royong memperbaiki jalan desa yang berada di wilayah Kabupaten Pangandaran.
Pada akun medsos yang bernama Ditha Anjanie, pemilik aku menulis, "Ga da bpa bpa, ibu ibu berdaster pun bisa kerja bakti sama sama...demi klancaran bersama..".
Tampak terlihat di foto, ibu-ibu memperbaiki jalan desa yang berlubang dan becek menggunakan material kerikil (korosok) dengan peralatan bangunan.
Rupanya lokasi jalan yang diperbaiki, jalan desa tersebut berada di Dusun Sindangkasih, Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Menurut Dede Nurlela (31), seorang warga Sindangkasih yang fotonya berada di akun facebook tersebut, kegiatan gotong royong itu dilakukan karena lokasi jalan desa itu membahayakan pengguna jalan.
"Gotong royong itu sudah biasa kami lakukan bersama Ibu-ibu lainnya. Ditambah, kami sudah bosan dengan keadaan fisik jalan yang masih rusak," ujar Dede saat ditemui Tribunjabar.id di rumahnya, Jumat (19/2/2021).
Ia memaparkan, sebelumnya, dulu pernah dilakukan pengukuran jalan oleh pemerintah setempat, namun sampai sekarang ini belum juga direalisasikan.
Baca juga: Puluhan Personel Polresta Cirebon Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya
"Ketika hujan deras, air hujan itu mengalir deras membawa lumpur dan tertampung di jalan tersebut. Masalahnya jalan itu pas di dataran rendah yang dikelilingi bukit, ditambah irigasi yang kurang lancar," ucapnya.
Makanya, lanjut ia, daripada menunggu tindakan dari pemerintah setempat, mereka sementara membetulkan sedikit sedikit jalan yang berlubang beserta saluran irigasi yang tersendat.
"Kami berharap semoga pihak pemerintah setempat secepatnya memperbaiki jalan di wilayah sini," kata Dede.
Menurutnya, akses jalan ini sering digunakan warga lalu lalang untuk beraktivitas untuk menunjang perekonomiannya. Terutama, warga yang berada di pegunungan.
Tokoh masyarakat sekitar, Sukardi (64) membenarkan, bahwa jalan Desa tersebut ketika hujan deras sering tergenang air dan berlumpur tanah merah yang terbawa air hujan.
"Demi kelancaran pengendara, sementara warga gotong royong memperbaiki jalan yang rusak dan saluran airnya," ujarnya.
Baca juga: Tas Kecil Amanda Manopo saat Jadi Andin Ikatan Cinta Disebut Mirip Ketupat, Ternyata Seharga Motor
Baca juga: Diizinkannya Turnamen Pramusim Jadi Kado Spesial Ulang Tahunnya bagi Febri Hariyadi
viral di media sosial
Kabupaten Pangandaran
ibu-ibu memperbaiki jalan
ibu-ibu
membahayakan pengguna jalan
TribunJabar.id
Geoffrey Castillion Sudah Keluar Bukan Dipinjamkan, Manajemen Persib Bandung Tidak Terus Terang |
![]() |
---|
Dipenjara Gara-gara Pakai Uang dari Bank yang Salah Transfer, Dikembalikan Tapi Ditolak |
![]() |
---|
SIAGA, 7 Wilayah di Jawa Barat Mati Lampu Hari ini Termasuk Bandung, Satu Wilayah Mati Lampu 7 Jam |
![]() |
---|
6 Pemain Persib Bandung Keluar, 3 Pemain Baru Bakal Merapat, Ini yang Keluar dan Ini yang Baru |
![]() |
---|
Edhy Prabowo, Kemarin Ngomong Siap Dihukum Mati, Kali Ini Terciduk Kontak Online dengan Orang Lain |
![]() |
---|