Breaking News:

Sosialisasi Siaga Bencana dan Pemadaman Kebakaran di RSGM Universitas Jendral Achmad Yani

Kegiatan simulasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Cimahi dan BNPB pada tanggal 27 Oktober 2020.

Istimewa
Kegiatan simulasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Cimahi dan BNPB pada tanggal 27 Oktober 2020. 

“Kebakaran terjadi pagi ini, di lantai 3 gedung RSGM Universitas Jenderal Achmad Yani. Kebakaran ini disebabkan oleh adanya konsleting listrik di salah satu ruang kantor keuangan sehingga sempat menimbulkan kepanikan karyawan, pasien dan warga.” Demikian tadi skenario Sosialisasi Siaga Bencana & Pemadaman Kebakaran Pada Warga Rumah Sakit Gigi Dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Achmad Yani, yang diikuti oleh warga RSGM Unjani diantaranya adalah sejumlah 75 staf rumah sakit dan mahasiswa Kedokteran Gigi Unjani yang terbagi ke dalam perannya masing-masing sebagai tim evakuasi, tim pemadam, maupun pasien simulasi.

Kegiatan simulasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Cimahi dan BNPB pada tanggal 27 Oktober 2020.
Kegiatan simulasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Cimahi dan BNPB pada tanggal 27 Oktober 2020. (Istimewa)

Kegiatan simulasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Cimahi dan BNPB pada tanggal 27 Oktober 2020.

Pada pelaksanaannua acara ini diawali dengan pemberian materi dan sesi tanya jawab dari Bapak Jajat Suarjat, S.Pd., M.Si(Han) selaku Widyaiswara Pusdiklat Penanggulangan Bencana BNPB Pusat dan juga ditambah pemaparan materi tentang api dari Tim Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Cimahi.

Kemudian dilanjutkan dengan simulasi dan praktik tentang penanganan pemadaman api dengan menggunakan APAR, karung goni, dan hydrant. Sesi terakhir dilakukan simulasi evakuasi menuju titik kumpul serta evakuasi korban menggunakan tandu diselingi dengan simulasi code blue bagi korban yang mengalami henti napas dan jantung.

“Simulasi ini merupakan pelatihan penting terutama bagi para warga didalamnya agar dapat menjadi waspada dan tanggap dalam menghadapi bencana dan juga untuk membentuk RSGM Unjani sebagai rumah sakit yang aman bencana. Kebakaran dan gempa bumi akibat sesar lembang merupakan salah satu dari HVA (Hazard Vulnerable Analysis) yaitu analisa bahaya dan kerentanan yang mungkin timbul terkait dengan peta bencana”, kata drg R. Toni Suhartono,M.Sc selaku Direktur Utama RSGM Unjani dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan simulasi.

Kegiatan simulasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Cimahi dan BNPB pada tanggal 27 Oktober 2020.
Kegiatan simulasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Cimahi dan BNPB pada tanggal 27 Oktober 2020. (Istimewa)

Rumah sakit menjadi tempat krusial dalam menghadapi bencana karena rumah sakit menjadi tempat yang berperan sangat besar dalam supporting team untuk kota Cimahi,-secara umum, dan bagi pasien yang berada dalam perawatan-khususnya, apabila menghadapi bencana.

Untuk itu seluruh warga didalamnya harus sigap dan memiliki keterampilan mumpuni dalam penanganan dan koordinasi menghadapi bencana.

“Simulasi ini diharapkan mampu memberikan gambaran nyata bagi seluruh civitas hospitalia dan academia dalam melakukan penanganan terhadap bencana dengan melatih keterampilan individu, simulasi ini juga melatih kerjasama antar satuan kerja di lingkungan rumah sakit dalam menghadapi situasi penanganan bencana,” tegas Direktur Pelayanan dan Pendidikan-drg. Badi Soerachman,Sp.KG.

Editor: bisnistribunjabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved