Sehari Tambah 81 Orang Positif Covid-19 di Subang, dr Maxi : Jangan Sampai PPKM Salah Arah
Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Subang kian meningkat, tercatat sebanyak 81 orang terkonfirmasi positif COVID-19
Penulis: Irvan Maulana | Editor: Ichsan
Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Subang kian meningkat, tercatat sebanyak 81 orang terkonfirmasi positif COVID-19, pertanggal (18/2/2021). Sehingga total terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Subang mencapai 2.574 orang.
Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi ketika dikonfirmasi Tribun di Kantord Dinas Kesehatan, Jalan Letjen Soeprapto, Kabupaten Subang, Jumat (19/2/2021).
"Yang positif terpapar COVID-19 di Kabupaten Subang kemarin 81 orang, sehingga totalnya 2.574 orang, sedang yang telah sembuh sebanyak 1.904 orang, dan meninggal dunia sebanyak 75 orang," papar Maxi ketika dikonfirmasi Tribun, Jumat (19/2/2021).
Ia juga menuturkan yang masih diisolasi dengan status aktif 595 orang, diantaranya sebanyak 555 orang di isolasi mandiri ujar Maxi.
Baca juga: FANS BERAT Nissa Sabyan Minta Jangan Menghujat Soal Isu Selingkuh, Doakan Bertaubat dan Masuk Surga
Isolasi mandiri tersebut dikatakan Maxi menjadi menjadi potensi rawan penularan COVID-19, pasalnya jika lemah di pengawasan justru dikhawatirkan akan menjadi klaster COVID-19 baru, yaitu kalster keluarga.
"Kemarin kami sudah dievaluasi, ada Kolonel Rudi dari Kesdam Siliwangi sebagai bagian dai pengawasan dan evaluasi, beliau meninjau langsung bagaimana jalannya isolasi mandiri," katanya.
Sesuai hasil peninjauan tersebut Maxi mengatakan, penguatan pengawasan isolasi mandiri tersebut harus melalui jejaring Desa dan Kelurahan, "Isolasi mandiri harus betul-betul baik, Satgas ditingkat Desa harus berkoordinasi dengan baik termasuk dengan pihak Puskesmas," tambahnya.
Maxi menekankan kepada para Kepala Puskesmas agar betul-betul melaksanakan proses isolasi mandiri dengan baik.
Baca juga: Beli Rumah dan Mobil TANPA UANG MUKA, Berlaku Mulai 1 Maret, Ini Syarat-syaratnya
"Jangan sampai isolasi mandiri ini menimbulkan klaster baru yaitu klaster keluarga, betul-betul harua mencari tempat yang aman, melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dirumahnya," ujar Maxi.
Maxi juga menegaskan agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi salah arah.
"Maksudnya begini, jangan sampai kita membatasi kegiatan masyarakat banyak, tapi yang harus benar-benar dibatasi justru kasus aktifnya, yang kasus aktif tersebut yang pembawa virus, kita harus jaga dia jangan sampai kemana-mana. Kalau kita mengawasi semua orang kan berat lebih baik kita awasi betul-betul yang positif supaya jangan melahirkan klaster baru," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sehari-tambah-81-orang-positif-covid-19-di-subang-dr-maxi-jangan-sampai-ppkm-salah-arah.jpg)