Breaking News:

Ratusan Pejabat di Pemkot Sukabumi Dirotasi dan Mutasi, Ini Kata Wali Kota

Perubahan organisasi ini, lanjut Fahmi, merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Dan organisasi yang sehat itu harus melakukan perubaha

Tribun Jabar/ Fauzi Noviandi
Wali Kota Sukabumi Ahcmad Fahmi saat melantik 202 pejabat esselon III dan IV dilingkungan pemerintahannya. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi dirotasi dan promisi jabatan. Ratusan ASN tersebut diharapkan dapat membantu untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Berdasarkan data yang diperoleh, dalam pelantik tersebut ada sebanyak 202 orang pejabat eselon III dan IV yang dirotasi dan mutasi.

Pelantikan tersebut terdiri dari 42 pejabat administrator, 146 pejabat pengawas eselon 4, 4 orang pejabat pengawas lurah, dan 2 orang pejabat fungsional, serta 8 orang pejabat fungsional tenaga kesehatan sebagai kepala puskesmas.

"Mutasi dan promosi ini hal biasa dalam sebuah organisasi. Artinya jangan sampai mereka yang dilantik tidak puas, dan berimbas tidak melaksanakan tugas yang sebaik-baiknya. Harus ingat janji panca prasetya Korpri," kata Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, pada wartawan di Balai Kota, Kamis (18/2/2021)).

Perubahan organisasi ini, lanjut Fahmi, merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Dan organisasi yang sehat itu harus melakukan perubahan untuk mempercepat target pembangunan.

"Pejabat yang dilantik melakukan konsolidasi di tempat baru dengan atasan, sejawat dan staf di bawahnya dan diharapkan dapat bersinergi serta berkolaborasi melakukan pengabdian dengan sebaik-baiknya," katanya.

Baca juga: Oarfish, Ikan Misterius yang Disebut-sebut Bisa Memprediksi Gempa Bumi, Banyak Legenda, Ini Faktanya

Ia mengungkapkan, dimasa Pandemi ini para pejabat yang dilantik harus bisa bersinergi dalam memutuskan mata rantai Covid-19 melalui SKPD masing-masing. Karena, pandemi Covid-19 ini masih berpotensi dalam menganggu jalannya target pembangunan Pemkot.

"Mari berkolaborasi, komunikasi dan perluas jaringan satu SKPD dan tidak ada keberhasilan ditangan satu SKPD tapi Keberhasilan itu hasil kolaborasi kita bersama," katanya.

Fahmi menambahkan, saat ini masih ada beberapa jabatan yang kosong atau belum terisi. Saat ini Sekda selaku Baperjakat sedang mengecek kelayakan dan memilih para ASN yang layak pada jabatan tersebut.

"Memang masih terdapat kekosong dibeberapa SKPD. Dan diharapkan Dalam waktu dekat ini bisa secepatnya terisi," ucapnya.

Baca juga: Meski Ribuan Hektar Sawah Terdampak, Kadis DKP3 Majalengka Sebut Tak Akan Ada Krisis Pangan

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved