Selasa, 14 April 2026

Myanmar Terkini, Unjuk Rasa Memakan Korban, Satu Demonstran Tewas Tertembak

Seorang wanita bernama Mya Thwate Thwate Khaing dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (19/2/2021).

Editor: Ravianto
istimewa
wanita Myanmar beraerobik ria dengan lagu bang jago. Di belakangnya kendaraan militer yang ternyata sedang mengkudeta pemerintahan Aung San Suu Kyi 

TRIBUNJABAR.ID, YANGON - Aksi unjuk rasa menentang kudeta di Myanmar oleh junta militer memakan korban.

Seorang demonstran dilaporkan tewas tertembak aparat.

Unjuk rasa yang berlangsung sejak penggulingan pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi, Senin (1/2/2021) telah memakan korban.

Seorang wanita bernama Mya Thwate Thwate Khaing dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (19/2/2021).

Hal itu disampaikan oleh saudara laki-laki Mya Thwate Thwate Khaing, Ye Htut Aung melalui sambungan telepon.

"Saya merasa sangat sedih dan tidak punya apa-apa untuk dikatakan," kata Ye Htut Aung.

Diketahui, Mya Thwate Thwate Khaing sebelumnya menjadi korban penembakan polisi yang mencoba membubarkan demonstran di Naypyidaw.

Dia tertembak peluru tajam di kepalanya saat unjuk rasa minggu lalu, tepatnya pada Selasa (9/2/2021).

Setelah tertembak, wanita yang baru saja menginjak usia 20 tahun itu dilarikan ke rumah sakit.

Namun, sepekan lebih menjalani perawatan, nyawa Mya Thwate Thwate Khaing tak tertolong.

Adapun kematiannya juga dikonfirmasi oleh rumah sakit tempat dia dirawat.

"Kami memastikan kematiannya pada pukul 11 ​​pagi," kata seorang dokter, yang menolak disebutkan namanya.

"Kami telah mengirim tubuhnya untuk diperiksa," lanjut dia.

Mya Thwate Thwate Khaing merupakan satu-satunya pengunjuk rasa yang terbunuh sejak dimulainya kudeta.

Karangan bunga ucapan belasungkawa untuk Mya Thwate Thwate Khaing berjajar di rumah-rumah warga.

Kematian Mya Thwate Thwate Khaing juga menjadi seruan bagi para pengunjuk rasa yang kembali turun ke jalan.

"Saya bangga padanya dan saya akan tampil sampai kami mencapai tujuan kami untuknya," kata pengunjuk rasa Nay Lin Htet.

Lebih lanjut, kabar kematian pekerja toko bahan makanan itu pun turut mendapatkan perhatian dari dunia.(Tribunnews.com/Rica Agustina)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved