Breaking News:

Angka Covid-19 di Kota Bandung Tetap Tinggi Saat Diberlakukan PSBB Proporsional, Juga Kematian

Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ternyata masih tinggi meski telah diberlakukan PSBB proporsional.

Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
Pengunjung yang bekerja di kafe saat fase PSBB proporsional. Di Kota Bandung angka penambahan kasus Covid-19 tetap tinggi dalam dua minggu pelaksanaan PSBB proporsional. 

Bukan cuma itu, tempat usaha juga bisa ditutup selama 14 hari.

"Kalau sebelumnya kan sanksi tiga hari tutup setelah terbukti melanggar aturan. Nanti ini akan kita tambah 14 hari," ujar Ema, seusai rapat terbatas (ratas) di Balai Kota Bandung, Jumat (19/2/2021). 

Baca juga: Puluhan Paus Terdampar karena Ada Gempa Bumi? Fenomena Langka yang Jawabannya Didapat Tiga Hari Lagi

Baca juga: MASA LALU Ayus Sabyan yang Digosipkan Selingkuh, Pernah Menjadi Pedagang di Pasar Tanah Abang

Menurut Ema, selama ini sanksi yang diberikan terhadap pengelola usaha yang melanggar tidak memberikan efek jera.

Sehingga, Pemkot Bandung akan lebih tegas dalam melakukan penindakan. 

"Sanksi terlalu rendah, denda kan cuma Rp 500 ribu. Makanya kami minta tambahan dan ke depan ada 14 hari disegel," ucapnya.

Ema meminta kepada para pengelola usaha agar taat pada aturan dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di tempat usahanya. 

"Mereka sudah diberikan kelonggaran harusnya bersyukur dan tetap menaati aturan. Dapat untung sedikit juga harusnya tidak masalah, masih syukur dapat," katanya. 

Baca juga: Atalia Acungi Jempol Inovasi SMKN 1 Garut, Bisa Diaplikasikan di Desa-desa

Sampai saat ini, kata dia, kasus penularan Covid-19 di Kota Bandung masih belum melandai.

Data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, pada 5-17 Februari 2021 menunjukkan total terkonfirmasi kasus di Kota Bandung adalah mencapai 11.330 dengan penambahan 1.440 kasus. (*)

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved