Breaking News:

Viral Poster Objek Wisata Baru di Indramayu, Namanya Lubang Sewu: "Rasakan Sensasi Penuh Gelombang

Sebuah poster bertulisSkan objek wisata baru di Kabupaten Indramayu viral di media sosial

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Siti Fatimah
istimewa
Sebuah poster bertulisSkan objek wisata baru di Kabupaten Indramayu viral di media sosial 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebuah poster bertulisSkan objek wisata baru di Kabupaten Indramayu viral di media sosial. Poster itu diketahui banyak dibagikan di berbagai media sosial masyarakat Kabupaten Indramayu.

Dalam keterangannya, objek wisata baru ini bernama Lobang Sewu, berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Objek wisata Lobang Sewu ini dibuka untuk umum selama 24 jam dan gratis.

Baca juga: BEC BANDUNG Kebakaran, Satpam Sebut Terjadi di Basemen 2, Asap Penuhi Lobi, Pengunjung Dievakuasi

Poster itu juga dibumbui dengan logo Wonderful Indonesia.

"Rasakan sensasi penuh gelombang," tulis keterangan dalam poster tersebut.

Salah seorang warga, Nanang Asmari (45) mengatakan, sesuai namanya, objek wisata ini sebagai ungkapan kekecewaan warga soal rusaknya jalan yang tidak kunjung diperbaiki.

Jalan tersebut rusak sejak awal musim penghujan lalu.

"Masyarakat sih berharapnya segera ada perhatian dari pemerintah provinsi karena itu kan akses jalan provinsi," ujar dia yang merupakan warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Haurgeulis kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: BREAKING News, Kebakaran Terjadi di BEC Bandung, Petugas Damkar Sudah Datang

Nanang Asmari mengatakan, rusaknya jalan tersebut kurang lebih sepanjang 1 kilometer.

Ada banyak lubang yang menganga di sepanjang jalan dengan kedalaman lubang antara 20-30 centimeter.

Nanang Asmari menyampaikan, dengan viralnya poster ini, masyarakat ini ingin pemerintah segera menyikapi rusaknya jalan dan secepatnya dilakukan perbaikan.

Mengingat, jalan itu juga merupakan akses penghubung antar daerah, yakni Indramayu-Subang dan Indramayu-Majalengka.

Baca juga: GEMPA 5,1 Baru Saja Mengguncang Bengkulu Menjelang Magrib, Berpusat di Laut, Ini Unggahan BMKG

Nanang Asmari yang biasa beraktivitas melewati jalan tersebut bahkan mengaku sering melihat kecelakaan secara langsung di sana.

Tidak sedikit pengguna jalan, seperti as roda mobil yang patah akibat masuk ke dalam lubang, hingga pengguna sepeda motor yang terjatuh.

"Rusaknya jalan di situ juga mematikan perekonomian pedagang. Banyak juga pedagang yang mengeluh, intinya masyarakat ingin adanya perhatian dari pemerintah soal rusaknya jalan," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved