Breaking News:

Hampir Panen, Ribuan Hektar Sawah Terendam Banjir, Petani Hanya Bisa Pasrah

Ribuan hektar sawah di wilayah Indramayu terkena dampak banjir akibatnya banyak sawah yang padinya hampirm panen rusak dan mati alias puso

Salah seorang petani hanya bisa pasrah melihat padi yang ditanamnya rusak akibat terendam banjir. Padahal sekitar bulan April seharusnya menjadi masa panen padi. 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dampak bencana banjir yang menerjang Kabupaten Indramayu juga sangat dirasakan oleh kalangan petani.

Tidak sedikit lahan pesawahan mereka rusak terendam banjir.

Beberapa di antaranya beruntung masih bisa hidup walau sampai saat ini masih terendam.

Baca juga: Polisi Bantu Ibu Muda yang Hendak Melahirkan Menuju Klinik, Mobil yang Ditumpangi Ibu Muda Itu Mogok

Seperti yang terlihat di lahan pesawahan di Desa Pangauban, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

Nyaris semua lahan pesawahan di sana rusak pasca-banjir besar yang melanda satu pekan terakhir.

Salah seorang petani, Rasmin (60) mengatakan, padahal usia tanam para petani sudah memasuki usia 2 bulan.

Baca juga: Kapolsek Astana Anyar Digerebek karena Narkoba, Warga Tak Percaya, Berharap Hoaks, Doakan Bunda Kuat

"Sudah sejak Desember tanam itu, ya perkiraan April sudah panen seharusnya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di pematang sawah, Rabu (17/2/2021).

Rasmin tidak bisa memperkirakan berapa luasan sawah yang mengalami kerusakan di desanya tersebut.

Hanya saja, khusus sawah yang berada di bantaran sungai semuanya mati atau puso.

Baca juga: Bejat! Seorang Ayah di Sukabumi Diduga Tega Merudapaksa Anaknya Sendiri yang Baru Berusia 4 Tahun

Dalam hal ini, ia juga masih bersyukur karena lahan pesawahan sekitar 1 hektare miliknya yang berada di seberang sungai masih selamat.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved