Breaking News:

Viral Video Pria Pukul Anak di Jalan, Berhasil Diamankan, Ternyata Ayah Angkat, Begini Alasannya

Polisi berhasil mengamankan pria yang pukul anak di tengah jalan dan terekam kamera CCTV di Soreang, Kabupaten Bandung

istimewa
tangkapan layar bocah dipukul- Polisi berhasil mengamankan pria yang pukul anak di tengah jalan dan terekam kamera CCTV di Soreang, Kabupaten Bandung 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pelaku pemukulan terhadap seorang bocah, yang video rekaman CCTV nya viral di media sosial, berhasil diamankan jajaran Polresta Bandung.

Kapolres Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, memaparkan, belakangan ini ada video viral, terkait seseorang melakukan tindakan kekerasan terhadap anak dibawah umur dan kemungkinan TKP di wilayah Kabupaten Bandung. 

"Kemudian kami telusuri, turunkan tim dan ditemukan (TKP) di wilayah Soreang," ujar Hendra, di Mapolresta Bandung, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Viral Kucing Selamatkan Majikan dari Ular Paling Berbisa di Dunia, Mati Setelah Pingsan Berkali-kali

Baca juga: Polisi Amankan Dua Residivis Pelaku Curanmor, Diawali Kecurigaan Warga Mobil Parkir Dekat ATM

Hendra mengatakan, kemudian pihaknya melakukan pendalaman  kejadian tersebut.

"Lalu kami mengamnkan satu orang yang diduga sebagai pemeran (pelaku kekerasan) dalam video viral tersebut," kata Hendra.

Hendra mengatakan, tersangka memberikan penjelasan, bahwa anak tersebut, merupakan anak angkatnya.

Adapun pelaku yang merupakan ayah angkat korban, yakni DN (38).

Baca juga: Profil Singkat Irjen Karyoto, Deputi Penindakan KPK Calon Kuat Kabareskrim Pengganti Listyo Sigit

Baca juga: Kisah Terbaru Enjang 5 Jam Terjebak & Tersesat di Hutan Gunung Putri, Ini Kejadian Horor yang Muncul

"Anak itu (yang dipukul) adalah anak angkatnya,  yang ditemukan di Terminal Banjaran kemudian diasuhnya," ujarnya.

Hendra menjelaskan, adapun penyebab kemarahan pelaku melakukan tindakan kekerasan terhadap anak tersebut karena meminta uang, saat pelaku akan bekerja.

"Emosi karena anak itu menghalangi, kemudian pelaku melakukan tindakan kekerasan," tuturnya.

Baca juga: Profil Singkat Irjen Karyoto, Deputi Penindakan KPK Calon Kuat Kabareskrim Pengganti Listyo Sigit

Baca juga: Heboh Pembangunan Museum SBY Dapat Dana Rp 9 Miliar, Ini Kata Bupati Pacitan

Menurut Hendra, anak tersebut kini diberikan konrseling psikologis.

"Menarik disini adalah kami sedang mencari siapa ortu (kandung atau asli) anak ini,  anak ini terlantar lalu diasuh oleh pelaku karena kasihan kepada anak ini," katanya.

Kini kata Hendra, pihaknya kerjasama dengan P2TP2A untuk mencari solusi terbaik buat anak.

"Kepada yang bersangkutan, kami kenakan UU perlindungan anak no 35 tahun 2014 pasal 80 ayat 2, di mana ancamannya sekitar lima tahun penjara," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved