Breaking News:

VIDEO 20 Rumah di Cipatuguran Sukabumi Terancam 'Hilang' oleh Gelombang Pasang, Tinggal 7 Meter

Sekitar 20 rumah di Kampung Cipatuguran, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terancam hilang oleh gelombang pasang.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sekitar 20 rumah di Kampung Cipatuguran RT 01 dan RT di 02 RW 21, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terancam hilang oleh gelombang pasang.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua RW 21 Ujang Sudira. Ia mengatakan, gelombang pasang ini terjadi sejak bulan Oktober 2020.

"Itu di RT 01 ada yang tinggal 7 atau 8 meter kira-kira 20 rumahan ada, sampai-sampai ke RT 04 ada 2 rumah sudah hampir rapat dengan air," ujar Ujang kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Tak Ingin Bergantung ke Daerah Lain, Ini Cara Pemkab Purwakarta Tangani Masalah Hortikultura

Baca juga: Sule Merinding Dapat Perlakuan Romantis dari Nathalie Holscher, Ini yang Dilakukan Istri di Kamar

Ujang mengatakan, untuk mengantisipasi kerusakan lebih parah, ia bersama warga telah meminta pembangunan bronjong kepada PT Indonesia Power (IP) dan instansi terkait di Pemkab Sukabumi.

"Kalau tidak salah pada bulan 9 tahun 2020 ini panjang 1.000 meter bantuan dari Indonesia Power, masyarakat memohon kepada beliau meminta dipasang bronjong tersebut, alhamdulillah diterima dengan baik dan ada buktinya," jelasnya.

"Namun, namanya juga alam, saya tidak bisa menyalahkan kepada PT IP atau pihak mana pun, setelah adanya bronjong datang ombaknya lebih besar, bisa dibilang kekuatan bronjong misalkan 70 persen, kekuatan air 100 persen kencangnya, ya jelas rusak lagi," ucapnya.

Namun, warga tetap meminta pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan pusat untuk lebih memperhatikan dan memberikan solusi agar warga pesisir tidak khawatir.

Halaman
12
Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved