Breaking News:

Meski di Bawah 1.500 cc, Daftar Mobil Ini Tak ''Kecipratan'' Insentif PPnBM, Ini Alasannya

Airlangga mengatakan, relaksasi akan diberikan kepada mobil penumpang 4x2, termasuk sedan dengan kubikasi mesin kurang dari 1.500 cc

Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa via Kontan
Daihatsu Sirion. 

TRIBUNJABAR.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengumumkan insentif PPnBM untuk pembelian mobil baru, Kamis (11/2/2021).

Menurut keterangan resmi, insentif PPnBM diberikan kepada mobil dengan kriteria tertentu. Airlangga mengatakan, relaksasi akan diberikan kepada mobil penumpang 4x2, termasuk sedan dengan kubikasi mesin kurang dari 1.500 cc, dengan kandungan lokal 70 persen.

Melihat persyaratan ini berarti hanya pabrikan yang memiliki fasilitas perakitan di Indonesia saja yang bisa menikmati regulasi tersebut, terutama pabrikan asal Jepang.

Seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Honda, Suzuki, serta Nissan karena menggunakan fasilitas Mitsubishi.

Kemudian pabrikan asal China, misalnya Wuling dan DFSK. Sementara merek Eropa memang ada yang dirakit secara CKD (Compeletely Knocked Down), namun kandungan lokalnya tak mencapai 70 persen.

Toyota barangkali jadi merek yang paling banyak menyediakan mobil di bawah 1.500 cc. Beruntung semuanya telah diproduksi di dalam negeri.

Begitu juga dengan Mitsubishi, produk Xpander dan L300 yang masuk dalam kriteria relaksasi tersebut sudah diproduksi secara lokal. Sementara Daihatsu harus merelakan All New Sirion tak mendapat insentif PPnBM.

Baca juga: VIDEO-HUT TRIBUN JABAR, Ucapan Ultah Pemain Persib Bandung, Dedi Kusnandar dan Musisi Steven Jam

Meski memiliki kapasitas 1.300 cc, hatchback ini didatangkan secara utuh dari Malaysia.
Sama halnya dengan Honda, untuk mobil di bawah 1.500 cc yang diimpor dari luar negeri tinggal New City saja (CBU Thailand).

Termasuk Nissan yang produk-produknya banyak datang dari Thailand. Mungkin hanya All New Livina saja yang bisa dapat relaksasi.

Sedangkan Suzuki bisa dibilang jadi merek dengan impor paling banyak, terlebih di kelas 1.500 cc ke bawah. Tercatat hanya Karimun Wagon R yang diproduksi secara lokal, karena masuk dalam skema LCGC.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved