Breaking News:

Cuaca Ekstrim di Pantai Pangandaran, Kapal Nelayan Asal Cilacap Terbalik Dihantam Ombak

Kapal nelayan berpenumpang 4 orang asal Cilacap terbalik di Pangandaran akibat terhantam ombak

Penulis: Padna | Editor: Siti Fatimah
istimewa
Saat SAR Barakuda Pantai Pangandaran Melakukan Penyelamatan Pada Kapal Nelayan Asal Cilacap, Jawa Tengah.Kapal nelayan berpenumpang 4 orang asal Cilacap terbalik di Pangandaran akibat terhantam ombak 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Terjadi lagi laka laut, kapal nelayan asal Cilacap Jawa tengah terbalik dihantam ombak muara pelabuhan Cikidang, pantai barat Pangandaran, Selasa (16/2/2021).

Kejadian tersebut terjadi ketika kapal nelayan asal Cilacap Jawa tengah akan menyandar ke pelabuhan melalui muara Cikidang.

Namun, dikarenakan keadaan cuaca yang cukup ekstrim dengan ombak laut yang cukup besar, seketika menghantam kapal tersebut dan langsung terbalik.

Baca juga: Angka Covid-19 Antara Kelurahan Kebon Jayanti dan Pusicov Kota Bandung Beda, Ini Penjelasan Lurah

Diketahui kapal nelayan terbalik itu berpenumpang 4 orang nelayan dengan asal yang sama yaitu asal Kebon Baru, Cilacap, Jawa tengah, salah satunya atas nama Jono (50) pemilik kapal Harapan Jaya 03.

Menurut Ketua SAR Barakuda Pantai Pangandaran, Sakio Andrianto (56 mengatakan, sebelumnya nelayan Andon asal Cilacap, menangkap ikan di zona tangkap perairan Pangandaran yang rencana akan menginap disekitar PPI Cikidang, Pangandaran.

"Karena mungkin kalau pulang ke Cilacap jauh, maka lebih memilih menginap," ujar Sakio saat dihubungi Tribunjabar.id melalui selulernya, Selasa (16/2/2021).

Ditambah lagi, lanjut ia, mereka (4 nelayan) habis menangkap ikan menjual ikanya di bakul, sehingga harus masuk kesungai melalui muara.

Baca juga: Kakak di Indramayu Ini Histeris, Lihat Adik yang Berusia 5 Tahun Mengambang di Empang Belakang Rumah

Tapi tidak semua nelayan pendatang paham dan tahu alur air muara Cikidang.

Akibatnya ketika salah masuk atau tidak tahu alur air berbahaya, untuk perahu nelayan termasuk Pak Jono belum menguasai alur air muara tersebut," ucapnya.

Karena mereka (4 orang nelayan), menurut Sakio, bukan asli nelayan yang setiap hari keluar masuk muara cikidang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved