Putri Delina Tak Terima Disebut Ambil Perhiasan Mendiang Lina, Dibeli Dari Hasil Jerih Payah Sule
Putri Delina, merasa keberatan mengenai pemberitaan yang menyudutkan bahwa dirinya mengambil perhiasan dari deposit box tanpa seijin Teddy.
Penulis: Shania Septiana | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Setelah Lina Jubaedah meninggal dunia, diketahui Teddy Pardiyana harus banting tulang sendirian untuk merawat buah cintanya, Delina Bintang.
Sempat hilang setelah kepergian istrinya, genap satu tahun sepeninggal Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana mendadak kembali muncul ke publik menyinggung soal harta almarhumah Lina Jubaedah.
Diwakili kuasa hukumnya, Putri kedua Sule Sutisna dan Lina Jubaedah, Putri Delina, merasa keberatan mengenai pemberitaan yang menyudutkan bahwa dirinya mengambil perhiasan dan beberapa dokumen dari deposit box tanpa seijin Teddy.
Baca juga: Mantan DJ, Nathalie Holscher Sering Off Air tapi Tak Tenar, Istri Sule pernah Disawer di Parepare
"Tidak perlu meminta ijin kepada Teddy, karena memang isi dari box itukan hak Putri Delina," ujar Bahyuni Zaili,SH, MH kuasa hukum Rizky Febian dan Putri Delina, saat jumpapers, Senin (15/02/2021).
Sebagai kakak, Rizky Febian ikut turun tangan karena melihat adik kesayangannya down gara-gara dituduh mengambil harta warisan Lina.

Baca juga: Rizwan Ngaku Mau Jadi Penyanyi Seperti Rizky Febian tapi Malu, Sule Semangat sampai Buka Voting?
Permasalahan harta gono-gini yang melibatkan suami mendiang Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana, dengan Rizky Febian dan Putri Delina hingga kini belum menemukan titik terang.
"Tuduhan bahwa Putri mengambil perhiasan dari deposit box itu tidak seharusnya ada, karena sudah Teddy serahkan dan sudah ditandatangangi diatas materai didepan Abdurahman, kuasa hukum Lina Jubaedah ketika tujuh hari sepeninggal almarhum", ujarnya.
Baca juga: Pertemukan Sule dengan Dewi Muninggar, Nathalie Holscher Dikompori, Sahabat Pernah Dekat dengan Sule
Atas kesadaran dirinya sendiri, Teddy Pardiyana menyerahkan aset-aset dokumen dan perhiasan peninggalan sang istri kepada Putri Delina didepan kuasa hukum Lina.
Harta-harta tersebut dibeli semasa pernikahan dengan Kang Sule dan hasil jerih payah keringat dari Kang Sule yang diperuntukkan buat anak-anak.
Bukan sama sekali dari pernikahan Teddy dengan almarhum Lina.