Superball
Antonio Conte Bilang Christian Eriksen Mulai Memahami Apa yang Diinginkan Inter Milan
Menurut Antonio Conte, Christian Eriksen mulai memahami apa yang diinginkan pihak klub perihal visi bermain yang sebelumnya tidak dipahaminya.
TRIBUNJABAR.ID - Christian Eriksen mendapatkan kepercayaan bermain selama 72 menit dalam kemenangan Inter Milan atas Lazio.
Gelandang Inter Milan asal Denmark itu digantikan oleh Roberto Gagliardini pada menit ke-72 ketika Inter Milan mengalahkan Lazio dengan skor 3-1 lanjutan pekan 22 Liga Italia, pada Senin (15/2/2021) dini hari WIB.
Pada laga yang berlangsung di Giuseppe Meazza itu, gol kemenangan tuan rumah Inter Milan dicetak lewat brace Romelu Lukaku (22'p 45') dan satu sumbangan dari tandemnya Lautaro Martinez.
Baca juga: Presiden Real Madrid Telepon Sergio Ramos, Perpanjangan Kontrak Belum Jelas, PSG dan MU Memantau
Baca juga: Jelang AC Milan vs Inter Milan, 21 Februari 2021, Pasukan Antonio Conte Diuntungkan Waktu Istirahat
Romelu Lukaku menjadi bintang kemenangan Inter Milan dengan 2 gol dan satu asis yang dibuat untuk melayani tandemnya tersebut.
Selain peforma impresif Lukaku, penampilan 72 menit Eriksen menuai pujian dari sang pelatih Inter Milan Antonio Conte.
Menurut Conte, Eriksen mulai memahami apa yang diinginkan pihak klub perihal visi bermain yang sebelumnya tidak dipahaminya.
Eriksen dinilai mulai berkembang dan berhasil beradaptasi dengan kultur sepak bola Liga Italia yang berbeda dengan kompetisi tim terdahulunya.
“Christian Eriksen mulai memahami apa yang kami inginkan darinya dan saya pikir fakta dia bermain pekan lalu dan malam ini menunjukkan dia benar-benar berkembang," kata Antonio Conte dikutip dari laman Football-Italia.

"Ini adalah jalannya, semua orang perlu merasa bahwa mereka adalah protagonis dan kita dapat mengandalkan semua orang. Kami tahu hanya ada satu tujuan, dan itu membuat Inter bangga.”
"Saya pikir Christian memiliki beberapa masalah dalam menyelesaikannya, memahami sepak bola Italia, yang sangat sulit dan taktis dibandingkan dengan Liga Premier."
"Ada juga intensitas yang jauh lebih besar sekarang dibanding tahun-tahun sebelumnya di sini,” lanjut sang pelatih.
Conte menyebut bahwa perkembangan gelandang asal Denmark ini mulai bisa masuk pada situasi cara bermain klub berjuluk Nerazzurri.
Perkembangan yang ditunjukan olehnya, yakni dalam bertahan maupun menyerang, sudah terlihat saat diberi kesempatan bermain.
Baca juga: Topskorer Liga Italia - Romelu Lukaku Menyamai Cristiano Ronaldo, Melewati Ibrahimovic
Baca juga: Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Barcelona vs PSG, Ini 4 Alasan Barca Bisa Menang
Dia sudah mulai masuk ke dalam situasi ini, kami mencoba dengan segala cara untuk membuatnya nyaman, bahkan mengubah sistem taktis.
"Saya pikir sekarang dia telah melangkah ke arah kami, mulai memahami bahasa Italia, yang juga merupakan perkembangan penting. Dia memahami apa yang kita butuhkan," ujar Conte.
“Eriksen sangat fokus saat bertahan sekaligus menyerang. Dia memiliki cengkeraman dan kekuatan yang berbeda di kakinya sekarang setelah latihan kebugaran."
“Dia adalah pilihan ekstra bagi kami dan saya lebih nyaman mengandalkan dia sekarang," tandas pelatih asal Italia tersebut.
Di sisi lain kemenangan Inter Milan atas Lazio memiliki kesan tersendiri bagi Romelu Lukaku.

Dua gol yang dicetak Lukaku tersebut membuatnya menembus 300 gol sepanjang karier menjadi pesepak bola.
Tiga ratus gol yang telah dibukukannya tersebut di antaranya sukses dibuat saat berseragam Inter Milan sebanyak 56 gol dari 80 laga kompetitif.
Adapun gol sisanya dicetak Lukaku bersama Timnas Belgia (57), Manchester United (42), Everton (87), West Brom (17) dan Anderlecht (41).
Tak sampai di situ, keberhasilan penyerang asal Belgia ini dalam mengeksekusi penalti ternyata juga membuat sang pemain menorehkan catatan sempurna.
Lukaku tercatat telah berhasil mengkonversikan peluangnya dalam hal penalti sebanyak 10 kali dari 10 kali kesempatan.

Rasio keberhasilan yang ditorehkan Lukaku pun mencapai 100% dalam mengeksekusi penalti semenjak berseragam Inter Milan pada musim lalu.
Berkat kinerja Lukaku dalam berkontribusi kemenangan Inter Milan atas Lazio maka dihadiahi posisi sebagai pemuncak klasemen.
Klub berjuluk Nerazzurri ini berhasil memuncaki klasemen dengan memanfaatkan kekalahan AC Milan di pekan ini.
AC Milan gagal mendulang poin saat dikalahkan tim promosi Spezia dengan dua gol tanpa balas.
Alhasil pemuncak klasemen sementara Liga Italia dipegang oleh Nerazzurri dan AC Milan melorot ke posisi dua. (*)
Hasil Liga Italia Pekan 22
Inter Milan 3-1 Lazio
Crotone 1-2 Sassuolo
Cagliari 0-1 Atalanta
Sampdoria 2-1 Fiorentina
AS Roma 3-0 Udinese
Spezia 2-0 AC Milan
Napoli 1-0 Juventus
Torino 0-0 Genoa
Bologna 1-1 Benevento
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Liga Italia, Inter Milan vs Lazio: Bermain Selama 72 Menit, Eriksen Dinilai Mulai Berkembang, https://www.tribunnews.com/superskor/2021/02/15/hasil-liga-italia-inter-milan-vs-lazio-bermain-selama-72-menit-eriksen-dinilai-mulai-berkembang?page=all.