Potensi Kerumunan Tinggi, Satpol PP Sumedang Mulai Sisir Pelanggar PPKM Saat Malam Hari

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang mulai meningkatkan patroli saat malam hari

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
tribunjabar/hilman kamaludin
Potensi Kerumunan Tinggi, Satpol PP Sumedang Mulai Sisir Pelanggar PPKM Saat Malam Hari 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang mulai meningkatkan patroli saat malam hari selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) atau PSBB Proporsional.

Kepala Bidang Penegakkan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Sumedang, Yan Mahal Rizzal mengatakan, patroli malam hari itu akan lebih intensif karena potensi orang berkurumun lebih tinggi.

"Patroli disesuaikan melihat kebutuhan tertentu, seperti Sabtu kemarin, kami mengalihkan patroli ke malam hari," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Minggu (14/2/2021).

Menurutnya, potensi orang berkerumun saat malam hari itu kerap terjadi di sejumlah fasilitas umum dan tempat pelaku usaha, seperti cafe, minimarket, dan restoran.

Baca juga: Rey Bong dan Sandrinna Pemain Dari Jendela SMP Lelang Barang Kesayangan, Hasilnya Didonasikan

Selain fasilitas umum dan tempat pelaku usaha, sasaran dalam patroli ini yakni warga atau pengendara yang tidak memakai masker, dan pengendara mobil yang membawa penumpang melebihi kapasitas 50 persen.

"Jadi, sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor  3 dan keputusan bupati nomor 84, ada tindakan yang lebih nyata yang dilakukan oleh tim Penegakan Hukum dan Pendisiplinan (Gakumlin)," kata Rizzal.

Dalam menindak para pelanggar ini, pihaknya bakal memberikan sanksi tegas dengan cara langsung memberikan sanksi denda Rp 100 ribu untuk perorangan dan Rp 500 ribu bagi pelaku usaha.

Baca juga: Para Pedagang di Pasar, Sopir, hingga Guru di Purwakarta akan Divaksin Covid-19 pada Akhir Februari

Sanksi denda itu sesuai dengan Perbup Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi administratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

"Dalam patroli ini kami sudah siapkan tiga posko, yakni di Kecamatan Tomo, Alun-alun Sumedang, dan Jatinangor," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved