Breaking News:

Pengurus BAI Tinjau Gedung Kebudayaan Mirip Sangkar Burung di Subang, 'Lebih Baik Benerin Jalan'

Pengurus Badan Advokasi Indonesia (BAI) Kabupaten Subang meninjau Gedung Kebudayaan

tribunjabar/irvan maulana
Pengurus BAI Tinjau Gedung Kebudayaan Mirip Sangkar Burung di Subang, 'Lebih Baik Benerin Jalan' 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Pengurus Badan Advokasi Indonesia (BAI) Kabupaten Subang meninjau Gedung Kebudayaan di Kawasan Hutan Kota Ranggawulung, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (14/02/2021) siang.

Peninjauan gedung milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tersebut bertujuan untuk melihat langsung gedung yang ramai diperbincangkan mirip sarang burung itu.

Ketua BAI Kabupaten Subang Darman Sri Gandi mengatakan, ini dilakukan karena sebelumnya gedung tersebut ramai diberitakan berbagai media massa.

Tak hanya itu pihaknya juga menyayangkan gedung tersebut hingga kini belum bisa difungsikan.

Baca juga: Ramalan Bintang Zodiak Cinta Senin 15 Februari 2021: Libra Perlu Memaafkan, Gemini Minta Saran Doi

"Setelah peninjauan ini BAI akan mengirimkan surat ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Subang untuk audensi terkait pembangunan gedung tersebut," ujar Gandi di gedung Kebudayaan Kabupaten Subang, Minggu (14/2/2021).

Dilanjutkan Gandi, surat untuk audensi tersebut dilayangkan ke pihak Dinas PUPR bertujuan untuk minta penjelasan terkait pembangunan Gedung Kebudayaan.

"Suratnya akan kami kirimkan kepada Dinas PUPR besok," katanya.

Gandi menilai audensi tersebut perlu dilakukan agar masalah pembangunan gedung yang menelan anggaran dari uang rakyat yang jumlahnya sangat besar itu bisa dijelaskan dengan rinci oleh pihak terkait.

Ia juga menyesalkan dengan anggaran miliaran rupiah tersebut malah tidak produktif.

"Coba kalau anggaran enam miliar rupiah lebih itu untuk pembangunan jalan, atau normalisasi sungai, mungkin lebih bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Subang," ujarnya.

Baca juga: Para Pedagang di Pasar, Sopir, hingga Guru di Purwakarta akan Divaksin Covid-19 pada Akhir Februari

Gandi mengatakan saat ini masyarakat lebih membutuhkan jalanan yang bagus, dan sungai yang baik serta terurus.

"Dengan begitu roda ekonomi masyarakat semakin berputar, tidak ada kecelakaan di jalan berlubang, tidak ada kebanjiran, dan kerugian lainnya," kata Gandi.

Gandi kemudian berpesan agar ke depan pemerintah lebih sensitif lagi terhadap keberpihakan anggaran.

"Saya kira pemerintah akan lebih tahu mana yang harus didahulukan, kedepan saya harap tidak ada lagi yang seperti ini," ujarnya.

Penulis: Irvan Maulana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved