Breaking News:

Melanggar Jam Operasional dan Berkerumun, 4 Pelaku Usaha di Sumedang Dijatuhi Sanksi Denda

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang menindak pelaku usaha yang melanggar aturan

istimewa
Melanggar Jam Operasional dan Berkerumun, 4 Pelaku Usaha di Sumedang Dijatuhi Sanksi Denda 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang menindak pelaku usaha yang melanggar aturan selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Sabtu (13/2/2021) malam.

Dalam penerapan PPKM ini pengunjung kafe, warung makan, restoran, dan minimarket dibatasi 50 persen, sedangkan untuk jam operasional hanya diperbolehkan hingga pukul 20.00 WIB.

Kepala Bidang Penegakkan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Sumedang, Yan Mahal Rizzal mengatakan, para pelaku usaha tersebut melanggar jam operasional yang telah ditentukan.

"Termasuk ada pelaku usaha yang konsumennya berkerumun, terutama saat malam hari," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Minggu (14/2/2021).

Baca juga: Mantan DJ, Nathalie Holscher Sering Off Air tapi Tak Tenar, Istri Sule pernah Disawer di Parepare

Rizzal mengatakan, dari total 10 pelanggar, pihaknya menindak 4 pelaku usaha dan sisanya pelanggar perorangan seperti tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak saat beraktifitas di luar rumah.

Semua pelanggar tersebut, langsung dikenakakan sanksi denda sesuai Perbup nomor 5 tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi adminstratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

"Pada malam Minggu, kami melakukan patroli dan ditemukan 10 pelanggar dan kami kenakan sanksi denda administrasi hingga terkumpul Rp 670 ribu," kata Rizzal.

Ia mengatakan, dalam patroli tersebut dilakukan oleh 21 personel dengan rincian, 4 orang dari unsur TNI, 7 aparat kepolisian, 1 Subdenpom, 7 Satpol PP, dan 2 dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Setelah Dikeluhkan Warga, Polisi Sempat Bubarkan Kelompok Bermotor yang Konvoi di Kota Bandung

Sasaran dalam patroli ini, kata Rizzal, dilakukan ke tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan, seperti tempat keramaian yang ada di sejumlah titik.

"Kami akan tetap melakukan patroli selama PPKM, sehingga para pelaku usaha dan masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved