Breaking News:

Kelompok Bermotor Meresahkan Warga, Begini Kata Kepala Kesbangpol Kota Bandung

Kelompok bermotor kembali meresahkan masyarakat karena berkonvoi seenaknya menggunakan sepeda motor

Kelompok Bermotor Meresahkan Warga, Begini Kata Kepala Kesbangpol Kota Bandung
Net
Ilustrasi kelompok bermotor

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kelompok bermotor kembali meresahkan masyarakat karena berkonvoi seenaknya menggunakan sepeda motor di sejumlah titik di Kota Bandung.

Di Kota Bandung, kelompok bermotor yang melebur menjadi organisasi masyarakat (Ormas) memiliki kewajiban untuk menjaga ketertiban umum dan terciptanya kedamaian dalam masyarakat.

Namun, pada kenyataannya kelompok bermotor ini malah melakukan kegiatan yang meresahkan dengan berkonvoi menggunakan sepeda motor di jalan raya yang membahayakan pengguna jalan lain.

Kegiatan yang dilakukan kelompok bermotor ini melanggar UU nomor 17, tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan, pasal 59 ayat 2 poin D, bahwa Ormas dilarang melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Baca juga: Potensi Kerumunan Tinggi, Satpol PP Sumedang Mulai Sisir Pelanggar PPKM Saat Malam Hari

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bandung, Bambang Sukardi mengatakan, alasan Pemerintah Kota Bandung menyetujui kelompok motor ini menjadi ormas karena memiliki tujuan yang baik, sesuai dengan apa yang tercantum dalam AD-ART masing-masing.

"Kesbangpol terus terang saja hanya mengimbau dan mengajak jangan melakukan hal-hal yang melanggar terutama kepada masyarakat dan ketertiban umum," ujar Bambang, saat dihubungi, Minggu (14/2/2021).

Keresahan yang terjadi di masyarakat akibat kegiatan dari ormas ini, kata Bambang, dilakukan oleh oknum anggota masing-masing. Ia pun meminta agar ketua dari masing-masing ormas ini dapat menegur dan membina anggotanya.

"Jangan sampai hal itu terjadi atau terulang, tugas mereka adalah menjaga, memelihara dan mewujudkan visi Kota Bandung dan itu ada dalam AD ART mereka sebetulnya," katanya.

Baca juga: Mahfud MD Bela Din Syamsuddin yang Dilaporkan Sekelompok Alumni ITB, Tolak Proses Hukum

Minta Jangan Terulang Lagi

Halaman
12
Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved