Breaking News:

Cerita Pendek

Cerpen Tribun Jabar Minggu Ini: Cerita Pendek yang Tidak Pernah Selesai

Kepalaku berputar-putar. Mencari kalimat pertama. Tepatnya kalimat pembuka sebagai pintu masuk ke dalam cerita.

Tribun Jabar
Ilustrasi Cerpen 

Kau mengambil satu biji. Lantas mengupasnya di depan anak itu setelah memindahkan selembar dua ribuan.

“Emm… Jagungnya enak. Manis. Cocok untuk udara sekarang ini.”

Bibirmu mengucapkannya keras-keras mengalahkan desing hujan yang belum berhenti sambil tanganmu memasukkan butiran-butiran jagung ke dalam mulutku. Semua mata mengalihkan pandangannya padamu.

Ilustrasi Cerpen Apa yang Kaulupakan Hari Ini
Ilustrasi Cerpen  (Tribun Jabar)

“Ayo! Bapak-bapak, ibu-ibu, akang-akang, teteh-teteh! Beli jagungnya! Rasanya manis. Asli dari Lembang.”

 Tubuhku nyaris terlempar melihat polahmu. Halte yang sesak perlahan-lahan bergerak seperti kincir yang bergantian mengangkut air. Orang-orang yang berteduh bergerak teratur mendekati anak penjual jagung. Tidak butuh waktu  lama. Seisi halte memainkan orkes jagung. Mulutnya seirama mengunyah biji-biji jagung.

Anak penjual jagung mencolek pinggangmu.

“Terima kasih Teh.”

Tangan kanannya menyodorkan sebiji jagung yang tersisa.

“Ini buat pacar Teteh. Tinggal satu. Tak usah dibayar.”

“Terima kasih.”

Halaman
123
Penulis: Hermawan Aksan
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved