Breaking News:

Pemkab Sumedang Dapat Bantuan Perbaikan Rumah Puluhan Miliar, Jatahnya Rp 17,5 Juta Per Unit

Pemerintah Kabupaten Sumedang menerima bantuan dana alokasi khusus (DAK) rumah tidak layak huni (rutilahu) dari pemerintah pusat pada tahun 2021 ini.

Istimewa
Sosialisasi Penerima Rutilahu Tahun 2021 di Aula Tampomas Setda Sumedang, Kamis (11/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang menerima bantuan dana alokasi khusus (DAK) rumah tidak layak huni (rutilahu) dari pemerintah pusat pada tahun 2021 ini.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Sumedang, Gungun Ahmad Nugraha, mengatakan, dalam upaya menurunkan kemiskinan, Pemkab Sumedang mendapatkan DAK rutilahu sebesar Rp 910 juta untuk memperbaiki 52 unit rumah.

"Kami juga mendapat bantuan dari Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 35.350.000.000 untuk 2020 unit rumah," ujarnya saat Sosialisasi Penerima Rutilahu Tahun 2021 di Aula Tampomas Setda Sumedang, Kamis (11/2/2021).

Air Surut, Warga Bersihkan Rumah dari Lumpur dan Sampah, Tiap Tahun Dihantui Banjir

Tak Dipinjami Sepeda Motor, MA Kalap Sabet Leher dan Tubuh Adik Kandungnya dengan Golok

Selain itu, kata Gungun, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah mengalokasikan dana APBD untuk perbaikan rutilahu sebesar Rp 2,5 miliar.

"Saya harapkan dengan adanya bantuan ini masyarakat bisa memanfaatkan dengan cara yang baik dan mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang," kata Gugun.

Menurutnya, program bantuan untuk Rutilahu itu merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam rangka mensejahterakan masyarakat.

"Sejak tahun 2016 di Kabupaten Sumedang 60.000 KK yang dianggap kesulitan dalam hal rumah layak huni mendapat bantuan. Diharapkan bantuan ini akan membantu masyarakat yang kekurangan," ucapnya.

Bupati Dony Ahmad Munir mengatakan, perbaikan rutilahu dikelola dan dilaksanakan oleh lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) di desa/kelurahan masing-masing dengan besaran per unitnya senilai Rp 17,5 juta.

"Untuk itu, kami mohon kerja sama dan bantuan dari kepala desa dan lurah untuk megawal dan mengawasi pelaksanakan perbaikan rutilahu di wilayah masing-masing," kata Dony.

Pihaknya memberikan apresiasi atas kerja keras, kerja sama, dan kebersamaan seluruh stakeholder dalam memajukan desa dan menyejahterakan masyarakat.

"Program perbaikan rutilahu ini menjadi bagian Visi Sumedang Simpati, yaitu menyejahterakan masyarakat," ucapnya. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved