Breaking News:

SOROT: Belajar dari Septiana dan Yasmin

Kasus berawal dari matinya burung murai batu yang sudah dijual Septiana (31), namun masih berada dalam perawatannya di kediamannya

istimewa
Gara-gara Burung Murai Mati, Tetangga Gugat Tetangga ke Pengadilan, Minta Ganti Rugi Rp 60 Juta 

ADA yang menarik pada kasus yang disidangkan di Pengadilan Negeri Tasikmalaya, Kamis, pekan lalu.
Seorang warga di Perumahan Nangela, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, menggugat tetangganya sendiri yang tinggal persis di samping rumahnya, Rp 60 juta. Gara-gara asap dari pembakaran sampah.

Kasus berawal dari matinya burung murai batu yang sudah dijual Septiana (31), namun masih berada dalam perawatannya di kediamannya di Perumahan Nangela.

Septiana menduga, murai itu mati karena terlampau sering menghirup asap hasil pembakaran sampah tetangganya, Yasmin (45).

Namun, tak hanya matinya burung murai batu seharga Rp 60 juta, yang membuat Septiana sangat kesal dengan kebiasaan tetangganya membakar sampah. Ia juga khawatir asap hasil pembakaran sampah itu mengganggu kesehatan keluarganya.

Terlebih, salah satu anaknya menderita asma, dan bisa sewaktu-waktu kambuh saat tanpa sengaja menghirup asap hasil pembakaran sampah.

Demi anak, Septiana pun tak ragu menempuh jalur hukum. Upaya yang ia lakukan setelah berbagai cara yang ia tempuh tidak mendatangkan hasil.

Yasmin, sepertinya juga tak menduga bahwa hal yang menurutnya sepele ternyata bisa berlanjut hingga ke pengadilan.

Beruntung, sekalipun sidang kasus ini sempat digelar, mediasi yang difasilitasi Peradi akhirnya berhasil mendamaikan kedua tetangga bersebelahan rumah tersebut. Sidang berakhir dengan putusan damai.

Spoiler Ikatan Cinta RCTI 11 Februari 2021, Baru Rujuk Al Buat Andin Nangis, Cek Sinopsis Malam Ini

Meski berakhir dengan putusan damai, kasus Yasmin yang digugat tetangganya sendiri gara-gara kebiasaan membakar sampah di di dekat rumahnya di Tasik memberi pelajaran berharga bagi kita semua.
Kasus yang membuat kita kembali diingatkan bahwa di antara hak-hak yang kita miliki selalu ada hak-hak orang lain yang harus kita perhatikan.

Membakar sampah, apalagi di halaman rumah sendiri adalah hak. Tapi, saat yang sama, adalah juga hak semua orang untuk mendapatkan udara yang bersih di sekelilingnya.

Halaman
12
Penulis: Arief Permadi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved