Breaking News:

Rumah Orangtua Mantan Dubes RI untuk AS Disikat Mafia Tanah, Menteri ATR/BPN Mengaku Tertipu

Sebelumnya, Eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalil mengungkap ada sejumlah rumah miliknya dan keluarga jadi sasaran mafia tanah.

TRIBUN JABAR/TIAH SM
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal mendatangi kantor Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Balai kota, Bandung, Kamis petang.Eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalil mengungkap ada sejumlah rumah miliknya dan keluarga yang tengah menjadi sasaran mafia tanah. 

"(misalnya) Nama saya tapi foto orang lain. Tapi BPN tidak bisa tahu, kalau nama saya mungkin wajah saya dikenal, tapi nama si A foto orang lain BPN tidak bisa membuktikan si A atau bukan," katanya.

Oleh karena itu menurut Sofyan untuk meminimalisir kasus penggelapan, pemalsuan dokumen sertifikat tanah, pihaknya akan menggunakan sistem elektronik.

"Oleh sebab itu kita mau memperbaiki sistem, nanti semua data kita elektronik, nanti orang datang akan dicek langsung dengan sistem elektronik. Namun itu masih perlu uji coba," pungkasnya.

Sebelumnya, Eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalil mengungkap ada sejumlah rumah miliknya dan keluarga yang tengah menjadi sasaran mafia tanah.

Kepada Tribunnews, Dino menyebut ada 4 rumah yang dimaksud.

Rumah pertama dan kedua, Dino tak menyebut kawasan persisnya.

Adapun rumah ketiga berada di kawasan Kemang, dan rumah keempat berada di kawasan Cilandak.

"Yang saya (tulis di Twitter) kemarin itu rumah ke-4. Rumah kedua juga dijarah oleh sindikat tanah," kata Dino, Rabu (10/2/2021).

Penasihat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu menyampaikan rumah ketiga sempat dibawa ke kepolisian pada akhir 2020 lalu.

"Polisi mengatakan bahwa untuk rumah ketiga ada tiga orang yang ketangkap. Dari yang ketangkap itu, mereka sedang ngerjain rumah ke-4 yang saya Twitter-kan," tambahya.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved