Breaking News:

Betulkah Rajin Sikat Gigi Bisa Cegah Covid-19? Ini Penjelasan Ahli

Mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih menjadi salah satu protokol kesehatan mencegah corona.

plus.google.com
Ilustrasi: Menyikat gigi. 

Maka, pasta gigi atau obat kumur yang mengandung deterjen bisa membunuh kuman sebelum mereka sempat berpindah.

"Tindakan antimikroba pasta gigi di mulut berlangsung selama 3-5 jam, dengan demikian akan mengurangi infeksi oleh virus yang memasuki mulut," kata dia kepada The Telegraph.

"Waktu menyikat gigi harus difokuskan ketika akan keluar rumah. Idealnya, frekuensi menyikat gigi dilakukan secara rutin" sambung dia.

Lalu Michael Lewis, profesor pengobatan mulut dari Cardiff juga setuju kalau membersihkan gigi bisa menekan penyebaran virus corona.

"Penelitian menunjukkan, kebersihan mulut yang buruk dapat mempengaruhi terjadinya infeksi saluran pernapasan," ujar Lewis.

“Ini sangat relevan dengan pandemi Covid-19 ini, sehingga masyarakat perlu mengapresiasi manfaat kebersihan mulut yang baik," lanjut dia.

Cuaca Buruk, Nelayan Pilih Tak Melaut, Tangkapan Udang Ikut Menurun, Harga Terdongkrak Naik

Belum ada pembuktiannya
 

Agen antibakteri memang sudah diklaim dapat menangkal Covid-19. Sayangnya, hal ini belum dibuktikan atau didukung oleh badan kesehatan macam NHS atau pun organisasi kesehatan dunia (WHO).

Profesor kedokteran di University of East Anglia, Paul Hunter mengatakan, teori tersebut akan sulit untuk diverifikasi.

 "Ini mengingatkan kembali pada beberapa politisi senior yang menyarankan disinfeksi sebagai strategi penyembuhan atau pencegahan yang ditolak mentah-mentah oleh komunitas medis pada saat itu," kata Hunter.

Halaman
1234
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved