Breaking News:

1.600 Personel PLN Diterjunkan ke Lapangan, Pulihkan Listrik Akibat Cuaca Ekstrem di Jawa Barat

Hari ketiga pascacuaca ekstrem yang terjadi, PLN terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan

istimewa
1.600 Personel PLN Diterjunkan ke Lapangan, Pulihkan Listrik Akibat Cuaca Ekstrem di Jawa Barat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Hari ketiga pascacuaca ekstrem yang terjadi, PLN terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan warga.

Enam wilayah di PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, yakni Karawang, Indramayu, Purwakarta, Bekasi, Sumedang, dan Cikarang sampai saat ini masih tergenang banjir.

General Manager PLN Distribusi Jawa Barat, Agung Nugraha mengatakan pihaknya menerjunkan petugas operasional sekitar 1.600 orang untuk memulihkan kelistrikan akibat banjir di Jawa Barat.

Dari 432 gardu yang terdampak banjir, 332 gardu di antaranya belum dioperasikan.

Sementara itu, pelanggan yang terdampak sebanyak 13.180 dari total 81.647 pelanggan telah berhasil menyala dan dapat menikmati kembali pasokan listrik.

Banjir di Majalengka, 16.834 Jiwa Terdampak, Tersebar di 8 Kecamatan, Begini Kondisi Sekarang

"Sisanya kami masih menunggu banjir surut dan benar-benar aman untuk dialiri listrik kembali," katanya, Rabu (10/2/2021).

Adapun wilayah yang belum dioperasikan, seperti sebagian Indramayu (61 gardu dan 12.143 pelanggan), sebagian Bekasi (8 gardu dan 1.882 pelanggan).

Kemudian Sumedang (1 gardu dan 431 pelanggan), sebagian Purwakarta (165 gardu dan 36.124 pelanggan), sebagian Karawang (61 gardu dan 12.143 pelanggan), sebagian Cikarang (8 gardu dan 1.882 pelanggan).

"Warga bisa hubungi kontak center PLN 123 atau dengan memantau media sosial PLN wilayah Jabar guna mengetahui perkembangan daerah terdampak," ujarnya 

Ketika disinggung terkait PLN belum dapat memulihkan aliran listrik, Agung menyebut lantaran air yang masih menggenang sehingga keselamatan warga menjadi prioritas.

Agung pun mengimbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim hujan dan banjir, seperti mematikan instalasi listrik di rumah, menyabut semua peralatan elektronik dari stop kontak, dan ketika aliran listrik terkena air tak padam dapat melapor melalui aplikasi New PLN Mobile.

Dukung E-Tilang, Pemkab Sumedang Siap Tambah CCTV di Setiap Stopan

"Saya berterima kasih kepada seluruh tim pemulihan jaringan yang terus bekerja keras di lapangan. Kami pun salurkan bantuan bahan makanan ke petugas di lapangan agar tetap kuat memulihkan kelistrikan di masa pandemi," katanya.

Tak hanya itu, PLN melalui Yayasan Baitul Maal menyerahkan bantuan bahan makanan ke warga Pagaden, Purwakarta, semisal beras, mi instan, minyak goreng, biskuit, air mineral, dan masker. Kemudian, untuk di wilayah Pamanukan, Subang, PLN mendirikan dapur umum lantaran wilayah itu masih terkendala akses.

Ketua RT wilayah Pagaden, Suherman mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari PLN di tengah bencana ini. Dia berharap agar aliran listrik bisa kembali menyala di rumah warga. 

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved