Breaking News:

Kol Mengandung Banyak Vitamin, Tapi Jangan Konsumsi Setelah Digoreng, Ini Bahayanya

Anda selama ini akrab dengan kol goreng? Mulai saat ini, sebisa mungkin hindari saja karena ternyata tak bagus untuk kesehatan. 

Pixabay
Kubis atau kol. Mengandung banyak vitamin tapi menjadi tak bagus saat digoreng. 

2. Dapat memicu kanker

Menggoreng kol dengan suhu panas dan minyak yang telah digunakan berkali-kali akan membuat kol mengalami proses oksidasi.

Sehingga kandungan radikal bebasnya meningkat.

Selain itu mengoreng kol terlalu lama juga akan merangsang munculnya senyawa amina heterosiklik yang bersifat karsinogenik.

Senyawa inilah yang kemudian bisa menjadi pemicu kanker.

3. Dapat menyebabkan obesitas dan serangan jantung

Kol sebenarnya bermanfaat untuk kesehatan jantung karena tidak mengandung kolestrol dan lemak yang berbahaya.

Namun ketika digoreng dengan suhu yang tinggi, kol justru menyerap minyak goreng.

Kandungan lemak jenuh dan kolestrol dalam minyak goreng dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tips Unida Gontor: Kol Goreng Tak Baik bagi Tubuh, Ini 3 Alasannya", Klik untuk baca: https://edukasi.kompas.com/read/2021/02/09/124528371/tips-unida-gontor-kol-goreng-tak-baik-bagi-tubuh-ini-3-alasannya?page=all#page2.

Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved