Breaking News:

Hari Pers Nasional 2021

Hari Pers Nasional, Pramono Anung: Kritik Pedas dari Pers Ibarat Jamu, Menguatkan Pemerintah

Inilah pesan Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo kepada insan media dalam rangka Hari Pers Nasional 2021.

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, mengatakan, kebebasan pers merupakan salah satu tiang utama penjaga demokrasi, untuk menjaga demokrasi tetap berlangsung. 

TRIBUNJABAR.ID - Inilah pesan Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo kepada insan media dalam rangka Hari Pers Nasional 2021.

Pramono mengatakan, kebebasan pers merupakan salah satu tiang utama penjaga demokrasi, untuk menjaga demokrasi tetap berlangsung.

"Bagi pemerintah, kebebasan pers adalah sesuatu yang wajib dijaga. Bagi pemerintah, kebebasan pers, kritik, saran, masukan itu seperti jamu, menguatkan pemerintah," ujarnya dalam tayangan virtual di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (9/2/2021).

Maaher At-Thuwailibi akan Dimakamkan di Ponpes Milik Ustaz Yusuf Mansur

Ari Lasso Diganti Kaka Slank di Indonesia Idol, Ternyata Positif Covid-19, Begini Ceritanya

"Dan kami (pemerintah) membutuhkan kritik yang terbuka, kritik yang pedas, kritik yang keras (dari pers). Karena dengan kritik itulah, pemerintah akan membangun lebih terarah dan lebih benar," katanya.

Menurut Promono, sesuai dengan UU Nomor 40 tahun 1999, kebebasan pers harus dijaga bersama.

Sebab, kata dia, pemerintah meyakini dengan adanya fungsi kontrol, jalannya pemerintahan dan masyarakat akan semakin baik dalam kehidupannya mengisi ruang-ruang demokrasi.

Pramono menjelaskan, seiring dengan kemajuan teknologi, masyarakat menghadapi problem kebebasan berekspresi di media sosial.

Salah satunya adalah maraknya berita bohong atau hoaks.

"Karena itu, perlu literasi dan edukasi kepada kita semua bahwa kebebasan itu harus diisi secara benar. Jangan kemudian kebebasan itu diisi dengan hal-hal yang tidak produktif," tuturnya.

"Kepada insan pers, saya secara khusus ingin mengucapkan selamat hari pers nasional. Tetaplah menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai kebenaran dan melakukan edukasi terhadap bangsa ini," kata Pramono.

Dia menambahkan, pers yang terdidik, pers yang berintegritas, mendorong bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang, petarung, dan bangsa besar.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hari Pers Nasional, Setkab: Kita Butuh Kritik Terbuka, Pedas, dan Keras dari Pers", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/02/09/08365811/hari-pers-nasional-setkab-kita-butuh-kritik-terbuka-pedas-dan-keras-dari.

Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved