Breaking News:

Banjir di Sejumlah Daerah, PLN Ingatkan Warga untuk Waspada Potensi Bahaya Listrik

Masyarakat agar waspada potensi bahaya listrik saat banjir dengan cara mematikan instalasi listrik di dalam rumah dari Mini Circuit Breaker (MCB),

istimewa
Masyarakat agar mewaspadai potensi bahaya listrik saat banjir dengan cara mematikan instalasi listrik di dalam rumah dari Mini Circuit Breaker (MCB), 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Cuaca ekstrem yang melanda pada Minggu (7/2) menyebabkan beberapa wilayah di Jawa Barat seperti sebagian daerah Karawang, Indramayu, Purwakarta, Bekasi, Gunung Putri, Cirebon dan Sumedang terendam banjir.

Oleh karena itu, demi menjaga keamanan dan keselamatan warga masyarakat, PLN menjaga pendistribusian listrik ke pelanggan dengan memutus sementara aliran listrik didaerah terdampak.

General manager PLN UID Jawa Barat, Agung Nugraha mengatakan Sampai dengan Pukul 18.00 WIB dari 371 Gardu terdampak, sebanyak 79 gardu sudah berhasil di nyalakan kembali menyisakan 292 Gardu yang belum dioperasikan demi keselamatan Warga karena masih terendam banjir.

“Saat ini kelistrikan di Cirebon dan Gunung Putri sudah Normal, sedangkan 4 wilayah lainnya demi keselamatan dan keamanan warga yang sedang mengalami banjir, PLN dengan terpaksa tidak mengalirkan listrik terlebih dahulu ke lokasi-lokasi tersebut. Setelah banjir surut dan dipastikan aman, listrik baru bisa dinyalakan," tutur Agung dikutip dari siaran pers PLN.

VIDEO-Imbas Banjir di Majalengka, Pintu Tol Kertajati Cipali Ditutup Sementara

Agung juga menambahkan bahwa pemantauan dan percepatan recovery suplai listrik daerah terdampak banjir akan terus dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan msyarakat.

"Sebanyak 79  dari 371 unit gardu distribusi yang terdampak banjir sudah berhasil dipulihkan kembali sehingga sebanyak 10.834 dari 75.790 pelanggan yang terdampak banjir sudah kembali menikmati pasokan listrik," jelasnya.

Agung mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi bahaya listrik saat banjir dengan cara mematikan instalasi listrik di dalam rumah dari Mini Circuit Breaker (MCB), mencabut seluruh peralatan listrik yang tersambung dengan stop kontak, dan memindahkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.

Namun, apabila listrik tidak padam saat banjir, masyarakat dapat segera menghubungi PLN.

“Masyarakat dapat menghubungi Contact Center 123 melalui New PLN Mobile, telepon, atau mendatangi kantor PLN terdekat untuk memutuskan aliran listrik daerah terdampak banjir,” imbuhnya.

Warga Cemas, Sudah Ada yang Mengungsi, Leningan Tanggul Citarum Bocor

Pemantauan daerah terdampak banjir juga bisa dilakukan melalui  contact center PLN 123 atau  media sosial PLN di wilayah Jabar.

Setelah banjir surut, Agung mengajak masyarakat untuk memastikan semua peralatan elektronik dan jaringan instalasi listrik dalam keadaan benar benar kering sebelum dipakai.

Dirinha menambahkan, PLN UID Jabar memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan mengingatkan pelanggan  untuk tetap berhati-hati.

Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG periode 5-11 Februari 2021, masyarakat di Jawa Barat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak yang ditimbulkannya seperti banjir, pohon tumbang, angin kencang, dan jalan licin.

Bagi pelanggan yang lokasi nya sudah surut dan listriknya belum normal dapat menghubungi contact center 123 dengan cara menekan kode area dilanjutkan dengan 123.

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved