Breaking News:

Penampakan Jalan di Sukaresmi Cianjur yang Terpotong-potong karena Pergerakan Tanah

Hujan deras yang mengguyur wilayah Cianjur selama tiga hari telah menyebabkan bencana longsor dan pergerakan tanah.

Istimewa
Penampakan jalan di Desa Batulawang, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, yang patah-patah karena pergerakan tanah. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Hujan deras yang mengguyur wilayah Cianjur selama tiga hari telah menyebabkan bencana longsor dan pergerakan tanah.

Pergerakan tanah terparah terjadi di Desa Batulawang, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur.

Tak hanya mengancam rumah, pergerakan tanah juga menyebabkan rusaknya jalan hingga terpotong-potong.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur masih melakukan asesmen terkait bencana yang menerjang kawasan Desa Batulawang yang berbatasan dengan Bogor ini.

UPDATE Terbaru Kasus Terbunuhnya Weni Tania, Ini Asal Bambu 60 Cm yang Menancap di Tubuhnya

Kecelakaan Maut di Cianjur, Dua Penumpang Sepeda Motor Tewas Setelah Tabrakan dengan Truk Boks

Penampakan jalan Desa Batulawang, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, akibat pergerakan tanah.
Penampakan jalan Desa Batulawang, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, akibat pergerakan tanah. (Istimewa)

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Moch Irfan, melalui sambungan telepon, Senin (8/2/2021), mengatakan, belum diketahui berapa jumlah rumah yang rusak akibat bencana pergerakan tanah tersebut.

Pak Ganjar Ditulis Tidak Pernah Bersyukur dan Jarang Salat di Soal, Pendukung Ganjar Pranowo Berang

Gading Marten Tak Benar-benar Tinggalkan Gisel, Ini yang Dilakukannya Saat Mantan Terjerat Kasus

Lokasi desa termasuk yang paling jauh dari pusat Kecamatan Sukaresmi.

Selain mengakibatkan jalan rusak, pergerakan tanah juga menyebabkan tanah kebun turun beberapa sentimeter.

Bencana longsor juga terjadi di Kampung Legokjero, Desa Sirnasari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.

Anggota Polsek Cikalongkulon yang sedang melaksanakan giat operasi yustisi di perbatasan Cikalongkulon dan Kabupaten Bogor, ikut mengatur arus lalulintas yang sempat tersendat karena bencana longsor ini. (fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved