Breaking News:

Ternyata Ini Penyebab Banjir di Cikampek dan Purwasari Karawang, Terkait Situ Kamojing

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Jawa Barat menyebutkan salah satu penyebab banjir

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Ichsan
tribunjabar/cikwan suwandi
Ternyata Ini Penyebab Banjir di Cikampek dan Purwasari Karawang, Terkait Situ Kamojing 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Jawa Barat menyebutkan salah satu penyebab banjir di Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) 1 dan 2 Kecamatan Cikampek, serta Perumahan Ragensi Purwasari akibat tidak tertampungnya air di Situ Kamojing.

Empat Jam, Petugas Damkar, BPBD Dengan Angggota Polres Evakuasi Warga Tewas di Dalam Sumur

Kepala BPBD Karawang Yasin Nasrudin mengatakan, kondisi Situ Kamojing sudah tidak kuat untuk menahan air, sehingga pintu air di kawasan tersebut dibuka untuk dialirkan ke Sungai Cikaranggelam.

"Kalau dipaksakan akan jebol, jadi pintunya dibuka," kata Yasin kepada Tribun Jabar, Minggu (7/2/2021).

Yasin mengatakan, wajar saja Situ Kamojing tidak menampung air. Pertama karena intensitas hujan yang tinggi di sekitar situ dan Kabupaten Purwakarta. Kemudian padatnya pembangunan di sekitar situ.

Diterjang Banjir Rob Setiap Hari, Water Break di Pesisir Kabupaten Indramayu Kian Mengkhawatirkan

Akibatnya, wilayah yang dialiri oleh sungai yang berhulu di Situ Kamojing mengalami banjir yang cukup parah seperti di Perumahaan Bumi Mutiara Indah (BMI) 1 dan 2 Kecamatan Cikampek, serta Perumahan Ragensi Purwasari.

Selain Situ Kamojing, peningkatan debit air juga terjadi di Sungai Citarum dan Cibeet. Dari status ketinggian permukaan air terus meningkat.

Sungai Citarum saat ini telah memasuki 'Siaga' dari sebelumnya bestatus 'Siap'. Sementara dari berstatus Aman, Sungai Cibeet telah memasuki status 'Siap'.

"Yang terbaru dari wilayah ini, wilayah Desa Karangligar telah banjir," katanya.

Selain itu, Yasin menyebutkan, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh camat untuk waspada terhadap banjir. Kemudian Satgas BPBD, TNI-Polri, Tagana Karawang dan relawan kebencanaan telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

Setelah Mobil Dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, Kini Pengawalnya Pun Pakai Mobil Listrik

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved