Breaking News:

Setelah Tenaga Kesehatan, Berikutnya Akhir Februari Pedagang di Pasar Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
ilustrasi pedagang di pasar 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja mengatakan pedagang di pasar akan menjadi sasaran prioritas vaksinasi COVID-19 setelah tenaga kesehatan (nakes). 

Hal itu dilakukan karena pedagang di pasar kerap berinteraksi dengan banyak orang sehingga dikhawatirkan akan terjadi terpapar dan menularkan COVID-19 saat transaksi jual-beli berlangsung.

“Setelah tenaga Kesehatan, kita akan melakukan vaksinasi kepada para pedagang di pasar. Jadi mereka  akan mendapatkan prioritas setelah SDM Kesehatan,” kata Setiawan melalui siaran digital, Minggu (7/2).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar tersebut melaporkan Jabar menargetkan 70 persen dari jumlah penduduk atau sekitar 36,2 juta jiwa menjalani vaksinasi COVID-19.

Vaksinasi COVID-19 pun ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan dengan catatan suplai vaksin dari pemerintah pusat tidak terhambat.

Lewat Doa Bersama, Partai Demokrat Indramayu Beri Dukungan Moral untuk AHY, Tegaskan Tetap Solid

“Dengan target enam bulan, kita sudah mendidik lebih kurang 9.000 vaksinator yang akan disebar di 1094 puskesmas yang ada di Jabar,” tuturnya.

Menurut Setiawan, Pemerintah Provinsi Jabar bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk distribusi dan penyimpanan vaksin COVID-19.

Sebab, pendistribusian dan penyimpanan vaksin membutuhkan penanganan khusus, seperti rantai dingin.

Saat ini, kata Setiawan, Pemda Provinsi Jabar berkejaran dengan tengat waktu pelaksanaan vaksinasi dosis pertama.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved