Breaking News:

Klarifikasi Paguyuban Pencinta Primata Karawang tentang Lomba Fashion Show Primata yang Bikin Heboh

P3K yang tergabung dalam Karawang Animal Lovers (Kanal) mengklarifikasi Lomba Fashion Show Primata yang rencananya diselenggarakan di Mal Technomart.

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Giri
Istimewa
Kegiatan Karawang Animal Lovers. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Paguyuban Pencinta Primata Karawang (P3K) yang tergabung dalam Karawang Animal Lovers (Kanal) mengklarifikasi Lomba Fashion Show Primata yang rencananya akan diselenggarakan di Mal Technomart, Galuh Mas, Karawang.

Dalam siaran tertulisnya kepada Tribun Jabar, Ketua Karawang Animal Lovers, Rudiana, mengatakan, acara tersebut bukan untuk mengeksploitasi primata. Namun untuk berbagi informasi mengenai bagaimana cara pencinta primata merawat dan menyayangi primata tersebut.

Pihaknya menyebutkan, event ini sebetulnya adalah event bincang santai antara pencinta primata di Karawang bersama Mal Technomart mengenai bagaimana cara merawat dan menyayangi primata yang baik dan benar.

Event ini juga akan disiarkan secara live di Instagram @galuhmaskarawang, bukan event offline mengingat saat ini Karawang sedang memberlakukan PPKM proporsional sampai 8 Februari 2021.

“Kami ingin menanggapi informasi yang hari ini viral di sosial media. Kami sama sekali tidak bermaksud untuk menggelar event yang merujuk pada eksploitasi primata. Tapi kami mengakui bahwa adanya kelalaian kami yang mencantumkan gambar dan judul dalam desain poster yang tidak sesuai dengan tema acara. Sebenarnya poster itu juga merupakan draft awal dan bukan poster resmi acara. Logo komunitas dan lain-lainnya pun belum tercantum di poster itu, namun sudah lebih dulu tersebar di dunia maya. Kami meminta maaf untuk hal itu,” ucapnya.

51 Narapidana Lapas Sukamiskin Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Tahanan KPK yang Baru Masuk

Mau Jadi Istri Ustaz Somad? Selain Cantik, Kulit Putih, dan Berhidung Mancung Juga Harus Bisa Ini

Founder P3K, Harry, juga mengatakan, sebagai pencinta Primata, dia justru ingin berbagi histori mengenai awal kehadiran mereka di Karawang dan ingin mengedukasi masyarakat melalui live Instagram ini.

Pihaknya juga ingin menunjukkan sejumlah foto-foto dan video saat paguyubannya tersebut pernah menyelamatkan primata liar dari para pemburu, primata yang terluka karena tersetrum aliran listrik, yang terlantar atau tidak terawat dengan baik dari pemilik sebelumnya, dan lain-lain dalam live Instagram ini.

“Kami mengakui adanya kelalaian kami. Memang ada ketidaksesuaian informasi yang terdapat pada gambar tersebut dengan tema yang sebenarnya kami usung. Desain itu menampilkan gambar yang seolah menggambarkan event ini ingin melakukan eksploitasi terhadap primata. Termasuk pada judul yang tertulis yaitu Lomba Fashion Show Primata, yang sebetulnya ini adalah acara yang diperuntukkan khusus untuk anggota komunitas kami. Bagaimana anggota kami menyayangi primatanya masing-masing. Primata oleh komunitas kami sudah kami anggap seperti anggota keluarga kami sendiri,” papar Harry.

P3K, imbuhnya, juga kerap menggelar gathering dan turun langsung untuk mengedukasi masyarakat, melakukan rescue primata yang sakit atau telantar dengan memberikan perawatan yang layak di rumah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved